in

Fakta Mencengangkan Proses Trainee Idol Kpop

RIIZE Practice Studio, Foto: X @Riize_official

Industri K-pop telah menjadi fenomena global yang memikat banyak orang di seluruh dunia. Salah satu aspek yang menarik dari dunia K-pop adalah proses pelatihan intensif yang harus dijalani oleh calon idol sebelum mereka debut. Proses trainee ini penuh dengan tantangan, dedikasi, dan komitmen tinggi. Mari kita jelajahi fakta mencengangkan mengenai proses trainee idol K-pop!

1. Seleksi ketat

Sebelum menjadi trainee, calon idol harus melalui serangkaian audisi yang sangat ketat. Audisi ini bisa diadakan di berbagai kota besar di Korea Selatan, serta di beberapa negara lainnya. Calon idol dituntut untuk menunjukkan bakat mereka dalam bernyanyi, menari, dan bahkan akting.

2. Pelatihan intensif

Setelah lolos audisi, calon idol memulai perjalanan mereka sebagai trainee. Proses pelatihan ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun, di mana mereka akan belajar tentang seni peran, vokal, tari, bahasa asing, dan banyak lagi. Latihan biasanya dilakukan sehari-hari, kadang-kadang hingga larut malam, untuk mempersiapkan mereka menjadi idol yang sempurna.

3. Diet ketat

Untuk menjaga penampilan fisik yang ideal, banyak agensi menerapkan diet ketat bagi trainee mereka. Diet ini seringkali sangat terbatas, dengan porsi yang kecil dan menu yang terbatas, untuk memastikan bahwa trainee tetap dalam kondisi terbaiknya.

4. Hidup di asrama

Sebagian besar trainee K-pop tinggal di asrama yang disediakan oleh agensi mereka. Hidup di asrama ini memungkinkan mereka untuk fokus sepenuhnya pada pelatihan dan mengembangkan hubungan dengan sesama trainee. Kehidupan di asrama bisa menjadi sangat kompetitif, dengan setiap trainee berusaha keras untuk mendapatkan kesempatan debut.

5. Tebusan pelatihan

Proses pelatihan tidak gratis. Banyak agensi meminta tebusan atau biaya pelatihan yang harus dibayar oleh trainee atau keluarganya. Biaya ini bisa sangat mahal, terutama jika trainee menjalani pelatihan selama bertahun-tahun.

6. Persaingan yang ketat

Dengan ribuan trainee yang bermimpi menjadi idol, persaingan di dunia trainee K-pop sangatlah ketat. Hanya sedikit yang berhasil debut, sehingga tekanan untuk berhasil dan menonjolkan diri sangat besar.

7. Teknologi dan media sosial

Teknologi dan media sosial memainkan peran penting dalam proses trainee. Banyak agensi menggunakan platform media sosial untuk mempromosikan trainee mereka dan mendapatkan feedback dari fans potensial. Selain itu, teknologi juga digunakan dalam produksi musik dan pelatihan.

Kesimpulan

Proses trainee idol K-pop adalah perjalanan panjang dan menantang yang membutuhkan komitmen, dedikasi, dan kerja keras yang luar biasa. Meskipun tampak glamor dari luar, di balik gemerlapnya panggung, terdapat kisah perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh setiap trainee untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi idol K-pop.

Mereka adalah bukti bahwa dengan tekad dan kerja keras, mimpi bisa menjadi kenyataan, namun diiringi dengan tekanan dan tantangan yang harus dihadapi.