in

Kunjungi Seville Permata Andalusia Spanyol, Nikmati Berbagai Tempat Wisata Peninggalan Moor

Penuh dengan atraksi budaya, Seville adalah permata wilayah Andalusia di Spanyol Selatan. Kota ini memiliki gereja Gotik terbesar di dunia Kristen dengan menara megah yang pernah menjadi menara masjid besar. Peninggalan lain dari masa lalu Moor, Alcázar mempesona dengan dekorasi Mudéjar yang mewah dan taman yang rimbun sera masih banyak lagi. Berikut adalah tempat terbaik di Seville.

Katedral Sevilla

Katedral Sevilla memberikan kesan yang tak terlupakan. Sebagai katedral Gotik terbesar di dunia, monumen ini tak tertandingi dalam skalanya yang mengesankan dan kekayaan seninya yang berlimpah. Terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, tempat ibadah megah ini dibangun antara tahun 1402 dan 1506 di lokasi masjid utama kota. Memasuki katedral, pengunjung dikejutkan oleh besarnya proporsi bagian tengahnya. Interior lima lorong memiliki panjang 117 meter dan lebar 76 meter, serta tingginya mencapai 40 meter.

 Real Alcázar

Real Alcázar mengundang wisatawan untuk melangkah ke dunia lain, tempat eksotis yang pasti akan menginspirasi imajinasi. Sejarah yang menarik dan dekorasi interior yang menakjubkan menanti pengunjung. Situs Warisan Dunia UNESCO ini dibangun sebagai benteng pada abad ke-10 untuk Khalifah Cordoba. Pada abad ke-11, Alcázar adalah tempat kedudukan penguasa Moor dan penyair legendaris al-Mu’tamid. Penguasa Moor berikutnya memperluas situs tersebut dan menambah kelompok bangunan.

Lapangan Spanyol

Di dalam Parque de María Luisa, Plaza de España mempesona pengunjung dengan skala dan kemegahannya. Plaza seluas 50.000 meter persegi ini dikelilingi oleh balkon langkan bangunan Neo-Moor yang melengkung mengikuti bentuk kanal yang melintasi alun-alun. Air mancur monumental menghiasi tengah alun-alun, sementara kanal yang damai dilintasi empat jembatan penyeberangan. Plaza de España sering menjadi tempat konser dan pertunjukan terbuka.

Taman Maria Luisa

Parque de María Luisa, dengan Plaza de España di tengahnya, adalah lokasi Pameran Ibero-Amerika pada tahun 1929. Ruang hijau yang luas ini diciptakan untuk Infanta María Luisa Fernanda de Borbón yang menyumbangkannya ke kota Seville pada tahun 1893. Taman subur seluas 34 hektar ini tumbuh subur di sepanjang sungai, dengan pohon palem eksotis, pohon jeruk, elm dan pinus Mediterania. Lansekapnya menampilkan hamparan bunga cerah, jalan teduh, air mancur bergaya Moor yang dihiasi ubin keramik warna-warni, dan kolam hias.

Arena Adu Banteng Kerajaan Seville

Real Maestranza de Caballería de Sevilla (arena adu banteng Seville) adalah salah satu arena adu banteng terbaik di Spanyol dan dengan tempat duduk untuk sekitar 12.500 penonton, ini juga merupakan salah satu yang terbesar. Dibangun pada tahun 1761, Royal Bullring adalah landmark simbolis Seville. Desainnya khas Barok dengan cincin berbentuk oval yang menjadikannya unik di antara arena adu banteng Spanyol dan tempat duduknya yang melengkung anggun memberikan keteduhan di hari-hari cerah. Sebuah kotak khusus di dalam arena adu banteng, Palco del Príncipe, disediakan untuk anggota keluarga kerajaan Spanyol.

Casa de Pilatos

Casa de Pilatos (Istana Gubernur Andalusia) ditetapkan sebagai Monumen Nasional. Istana indah ini dulunya merupakan kediaman pribadi keluarga bangsawan Enríquez de Ribera, termasuk Adipati Alcalá. Dibangun pada abad ke-15 dan ke-16, Casa de Pilatos diyakini merupakan replika rumah Pilatus di Yerusalem. Rumah ini menampilkan variasi gaya Mudéjar, dengan detail Plateresque era Renaisans serta elemen Barok. Khas arsitektur Andalusia, bangunan ini memiliki teras tengah yang dihiasi ubin (ubin keramik warna-warni) dan patung antik. Koleksi patung Romawi kuno dipajang di seluruh rumah.