in

5 Hewan Berukuran Super Kecil, Ada yang Seukuran Biji Beras

Ikan Paedocypris progenetica. Foto: Pinterest

Bayangkanlah dunia di mana seekor katak seukuran butiran beras melompat di antara daun-daun, atau kelelawar sekecil lebah bermanuver di antara pepohonan. Kejadian semacam itu mungkin jarang kita lihat sebab, hewan-hewan mikro ini sungguh sering kali tak banyak diketahui. Namun memang di balik keramaian dunia yang kita lihat, tersembunyi keajaiban mikro yang tak terbayangkan.

Keajaiban tersebut adalah hewan-hewan mungil yang berukuran jauh lebih kecil dari ujung jari kelingking. Namanya mungkin tak terdengar namun, berikut ini beberapa spesies terkecil dari berbagai kelompok.

1. Katak Paedophryne amauensis

Hewan mungil yang pertama adalah katak Paedophryne amauensis, vertebrata terkecil yang hidup di hutan hujan Papua Nugini. Karnivora ini berburu serangga mini sebagai makanan utama mereka. Uniknya, katak amau tidak melalui fase berudu lho! Lalu, mengapa ia disebut vertebrata terkecil? Hal ini karena katak ini hanya memiliki panjang 7,7 mm dan berat 0,25 gram.

2. Ikan Paedocypris progenetica

Ikan Paedocypris progenetica. Foto: Pinterest

Ikan Paedocypris progenetica, yang dikenal sebagai ikan rawa gambut, adalah ikan air tawar terkecil di dunia yang hanya sebesar biji beras. Ukurannya hanya sekitar 7,9 mm hingga 10,3 mm sehingga membuatnya hampir tak terlihat oleh mata telanjang

Ikan Paedocypris progenetica ditemukan di rawa gambut Asia Tenggara, terutama di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Mereka hidup di air dangkal dengan arus lambat dan memakan plankton dan invertebrata kecil. Ikan ini memiliki umur yang pendek, hanya sekitar 4 bulan

3. Kelelawar bumblebee

Kelelawar mungil ini memiliki berat 2 gram dan panjang 3 cm, menjadikannya sebagai mamalia terkecil di dunia. Kelelawar bumblebee biasanya ditemukan di gua-gua kapur di Thailand dan Myanmar

Hewan mungil ini juga biasa hidup dalam koloni kecil yang terdiri dari 10 hingga 100 individu. Hewan nokturnal ini menghabiskan malam mereka dengan berburu serangga kecil di hutan di sekitar gua. Uniknya, kelelawar bumblebee memiliki metabolisme yang sangat tinggi, hal ini memungkinkan mereka untuk berburu dan terbang dalam waktu singkat.

4. Kelinci pygmy

Kelinci menggemaskan ini, dengan panjang 12-15 cm dan berat 250-350 gram, adalah kelinci terkecil di dunia. Kelinci ini berasal dari Belanda dan biasanya mereka dipelihara sebagai hewan peliharaan karena dikenal dengan sifatnya yang ramah dan aktif.

5. Tarsius

Primata nokturnal ini memiliki panjang 10-13 cm dan berat 80-120 gram. Ia punya bentuk tubuh yang menggemaskan dengan mata besar yang khas untuk berburu di malam hari. Dikenal sebagai primata terkecil di dunia, tarsius memiliki kemampuan melompat yang luar biasa. Selain itu, ukurannya yang mungil juga membuatnya mudah bersembunyi di antara dedaunan hutan hujan.

Tarsius ditemukan di Asia Tenggara, terutama di pulau-pulau seperti Sulawesi, Sumatra, Kalimantan, dan Kepulauan Filipina. Mereka hidup di hutan hujan tropis dan subtropis, di mana mereka menghabiskan malam dengan berburu serangga dan hewan kecil lainnya.

Meski mungil, hewan-hewan kecil ini ternyata memainkan peran penting dalam ekosistem. Mereka menjadi mangsa bagi predator kecil, membantu mengendalikan populasi serangga, dan menyebarkan serbuk sari tanaman. Keberadaan mereka juga menunjukkan keragaman hayati yang luar biasa di planet ini.

Fakta menarik lain

Sebenarnya hewan berukuran mikro tak hanya yang disebutkan di atas, masih ada banyak fakta menarik terkait hewan-hewan super kecil yang perlu diketahui:

  • Kolibri madu kubah: Burung kecil sepanjang 5 cm dan berat 2 gram, adalah burung terkecil di dunia.
  • Lebah trigona laevigata: Lebah dengan panjang 2,1 mm dan berat 0,13 mg, adalah serangga terkecil di dunia.
  • Cacing nematoda: Cacing yang hanya sepanjang 0,5 mm, adalah hewan multiseluler terkecil di dunia.