in

Merawat Rambut Sesuai Tingkat Porositas, Begini Caranya

Ilustrasi Rambut Kering (Freepik)
Setiap orang pastinya ingin memiliki rambut yang sehat. Namun, rambut menjadi salah satu bagian yang sering dilupakan dari perawatan butuh. Padahal rambut juga memiliki treatment sendiri untuk membuatnya tetap sehat.

Pastinya kamu sering mendengar bahwa rambut adalah mahkota, sehingga perlu untuk dirawat, mulai dari kutikula hingga dalam batang rambut. Dikutip dari Tempo.co, diungkapkan bahwa saat membicarakan kondisi rambut akan berhubungan dengan porositas rambut. Apa itu?

Mengenal porositas rambut

Ilustrasi rambut. (Freepik)

Porositas rambut akan langsung tertuju pada kemampuan rambut dalam menyerap atau menahan air. Melihat porositas rambut berarti mengetahui bagaimana kutikula menyerap dan menahan kelembapan rambut.

“Porositas rambut menggambarkan bagaimana kutikula rambut menyerap dan menahan kelembapan di pori-porinya—oleh karena itu, istilah porositas,” ungkap Miko Branch dikutip dari Tempo.co.

Ketika kamu memiliki porositas rambut yang rendah, maka rambut kamu akan sulit untuk mengunci kelembapan karena kutikula rambut tertutup rapat sehingga sulit bagi air agar bisa masuk ke batang rambut.

Sebagai informasi, ada beberapa hal yang membuat kamu kehilangan atau memiliki porositas rambut yang rendah, misalnya paparan sinar UV, bleaching, bahan kimia hingga selalu terkena suhu panas yang intens dalam jangka waktu yang lama.

Rambut. Foto: Freepik

“Menurut Pusat Informasi Bioteknologi Nasional ( NCBI), rambut yang sangat keropos adalah helai rambut yang rusak oleh hal-hal seperti paparan sinar UV, pemutihan rambut, pelemas bahan kimia, atau panas yang intens dalam jangka waktu yang lama,” ungkap Isfahan Chambers-Harris

Sehingga penting untuk menjaga dan merawat kamu agar tetap lembap dan kutikulanya. Istirahatkan rambut kamu dari panasnya catokan, hair dryer hingga gunakan penutup kepala agar terhindar dari sinar UV.

Perawatan rambut berdasar tingkat porositas

Ilustrasi rambut lepek. Foto: Freepik
Ilustrasi perawatan rambut. Foto: Freepik

Merawat rambut berdasarkan porositasnya sangatlah penting untuk mendapatkan rambut yang sehat dan berkilau. Berikut beberapa tips untuk merawat rambut berdasarkan porositasnya:

Rambut porositas rendah:

  • Hindari keramas terlalu sering. Rambut dengan porositas rendah cenderung kering, jadi keramas terlalu sering dapat menghilangkan minyak alaminya. Sebaiknya keramas 1-2 kali seminggu.
  • Gunakan sampo dan kondisioner yang bebas protein. Protein dapat membuat rambut dengan porositas rendah semakin kering dan kaku.
  • Gunakan deep conditioner secara rutin. Deep conditioner membantu melembapkan rambut dari dalam.
  • Hindari penggunaan panas yang berlebihan. Alat-alat styling panas seperti blow dryer, curling iron, dan straightener dapat merusak rambut dengan porositas rendah.
  • Gunakan heat protectant sebelum menggunakan alat styling panas. Heat protectant membantu melindungi rambut dari kerusakan akibat panas.
  • Potong rambut secara rutin. Memotong rambut yang bercabang dapat membantu menjaga kesehatan rambut dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Rambut porositas sedang:

  • Gunakan sampo dan kondisioner yang mengandung protein dan pelembap. Protein membantu memperkuat rambut, sedangkan pelembap membantu menjaga rambut tetap terhidrasi.
  • Gunakan deep conditioner 1-2 kali seminggu.
  • Gunakan heat protectant sebelum menggunakan alat styling panas.
  • Potong rambut secara rutin.

Rambut porositas tinggi:

  • Gunakan sampo dan kondisioner yang mengandung pelembap dan emolien. Emolien membantu menghaluskan dan melembutkan rambut.
  • Gunakan deep conditioner 2-3 kali seminggu.
  • Gunakan leave-in conditioner setelah keramas. Leave-in conditioner membantu menjaga rambut tetap terhidrasi sepanjang hari.
  • Gunakan masker rambut secara rutin. Masker rambut membantu menutrisi dan memperbaiki rambut yang rusak.
  • Hindari penggunaan panas yang berlebihan.
  • Gunakan heat protectant sebelum menggunakan alat styling panas.
  • Potong rambut secara rutin.