in

Alasan Mengapa Orang yang Mendengkur Tak Bisa Mendengar Suaranya Sendiri

Ilustrasi Mendengkur (Freepik)

Pernahkah anggota keluarga Anda mengeluhkan suara dengkuran Anda yang keras, tetapi Anda justru tidak menyadari bahwa Anda mendengkur? Jika pernah, keadaan semacam ini sebenarnya sangat masuk akal karena pada prakteknya kita memang tidak memiliki kemampuan untuk mendengar suara dengkuran kita sendiri. Hal ini dikarenakan oleh sesuatu yang bernama pendengaran selektif.

Dikutip dari laman Sleep Dream, saat tidur, otak memang masih mampu mendengar suara, tetapi, otak akan menyaring suara dengan prioritas rendah. Ini juga jadi penjelasan mengapa sebagian besar dari kita akan bangun saat mendengar suara yang memanggil nama tetapi tidak terbangun karena suara acak.

Ilustrasi mendengkur.

Lebih lanjut, proses ini akan terjadi di thalamus. Sebagai informasi, thalamus merupakan bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi motorik dan sensorik ke korteks serebral, menyaring suara, dan sensasi termasuk mendengkur. Saat tidur, thalamus memang aktif, tetapi hanya akan memperhatikan suara yang dianggap penting. Dan suara lain yang dianggap tidak penting, seperti dengkuran akan diabaikan.

Selain pendengaran selektif, ada pula penyebab lain mengapa dengkuran tidak bisa didengar oleh diri sendiri. Fenomena tersebut bernama adaptasi sensorik. Fenomena ini terjadi ketika salah satu indra Anda terkena rangsangan yang sama dalam jangka waktu yang lama, dan menjadi berhenti mengenalinya karena terlalu akrab dengan rangsangannya.

Dengan kata lain, karena kita mendengar suara dengkuran yang sama setiap malam selama bertahun-tahun, maka otak akan jadi terbiasa dan berhenti menganggapnya sebagai sesuatu yang luar biasa. Alhasil, suara tersebut jadi diabaikan.