in

Berlibur di Leuven Belgia Kunjungi 5 Tempat Wisata Dengan Arsitektur Terbaik

Kota universitas paling terkenal di Belgia, Leuven (dalam bahasa Prancis Louvain) memiliki posisi menawan di samping tepi sungai Dijle, di sebelah timur Brussels. Universitas Katolik di sini didirikan pada tahun 1425 dan menjadi terkenal sebagai salah satu tempat pembelajaran paling dihormati di Eropa. Leuven juga cukup beruntung untuk mempertahankan sebagian besar arsitektur awalnya, meskipun mengalami pemboman besar-besaran di kedua perang dunia.

Dengan gedung-gedung perguruan tinggi universitas yang termasyhur dan gedung-gedung Gotik yang indah di pusat kota, Leuven adalah salah satu tempat terbaik di negara ini untuk memahami warisan arsitektur Belgia. Berikut adalah daftar objek wisata dan hal terbaik yang dapat dilakukan di Leuven.

Balai Kota Leuven

Balai Kota (Stadhuis) yang megah dan penuh hiasan di Leuven adalah landmark kota yang paling menonjol dan salah satu tempat wisata arsitekturnya yang paling terkenal. Tiga baris patung menghiasi fasad utama dan kedua fasad samping, menampilkan 236 figur, ditambahkan pada abad ke-19 yang mewakili tokoh-tokoh terkemuka sepanjang sejarah kota. Khususnya, Ruang Dewan Gotik Besar dengan langit-langit balok berukir yang berasal dari abad ke-15 dan Aula Gotik Kecil dengan langit-langit kayu berkubah Gotik, keduanya patut diperhatikan.

Groot Begijnhof

Béguinage Leuven yang indah (dikenal sebagai Groot Begijnhof), tempat ratusan béguin pernah menjalani kehidupan sederhana seperti biarawati, adalah kawasan kota yang paling mempesona. Kompleks romantis ini yang dilalui oleh anak sungai Dijle, didirikan pada abad ke-13, dan saat ini terdiri dari lebih dari 1.000 rumah dan sebuah gereja, sebelumnya itu mencakup rumah sakit dan rumah pertanian. Pada tahun 1962, situs tersebut dibeli oleh universitas dan mengalami restorasi besar-besaran untuk membuat asrama mahasiswa dan ruang kuliah. Hanya pondok kedua di sebelah kanan setelah pintu masuk yang masih dilengkapi perabotan seperti ketika béguine terakhir meninggal pada tahun 1988.

Naamsestraat dan Gedung Universitas

Di sebelah kanan Balai Kota Leuven terdapat Naamsestraat, di mana terdapat banyak gedung universitas, baik di jalan ini maupun di sekitarnya. Secara khusus yang paling menonjol adalah gedung perguruan tinggi yang didanai oleh berbagai patron dari abad ke-15 hingga ke-18. Carilah King’s College (Koningscollege No. 59) yang didirikan oleh Philip II dari Spanyol pada tahun 1579, Perguruan Tinggi Premonstratensian (College van Promonstreit No. 61) didirikan pada tahun 1571, dan Arras College (No. 63) didirikan pada tahun 1508 oleh calon Uskup Arras.

Belfry Perpustakaan Universitas

Gedung Perpustakaan Universitas Leuven adalah salah satu bangunan terbaik di kota ini. Awalnya perpustakaan ini terletak di Cloth Hall kota, tetapi selama Perang Dunia I, tentara Jerman membakar gedung tersebut, dan gedung baru ini dengan menara tempat lonceng bergantung dibangun setelah perang untuk menggantikannya. Saat ini, perpustakaan ini menjadi lokasi perpustakaan Humaniora universitas, dan pengunjung dapat menjelajahi perpustakaan dengan panduan audio dan naik ke puncak menara tempat lonceng bergantung.

Chateau de Merode

Kotapraja Rixensart, 31 kilometer barat daya Leuven, patut dikunjungi karena Château de Mérode dari batu bata merah cantik yang dibangun antara tahun 1631 dan 1632. Bangunan ini, dengan empat menara sudutnya, terbuka untuk umum dan tur ke bagian dalam memperlihatkan berbagai perabotan eklektik, termasuk permadani Gobelin karya Louis XV, gambar beberapa karya Nattier dan Tischbein, serta a koleksi senjata yang dibawa kembali oleh ahli matematika Prancis Monge dari kampanye Napoleon di Mesir. Sedikit di luar Rixensart terletak Lac de Genval, yang terkenal dengan restoran tepi danau dan tempat memancing yang bagus. Ini adalah pertemuan favorit di akhir pekan bagi penduduk lokal dari Brussel serta Leuven.