Kue Nastar
Kue Nastar, Foto: A Kitchen Hoor's Adventures
in

Mengapa Hari Raya Identik dengan Kue Nastar?

Setiap kali hari raya tiba, meja-meja di rumah pasti penuh dengan aneka kue kering. Dari kastengel yang gurih sampai putri salju yang manis, semuanya menggoda untuk dicicipi. Tapi kalau ada satu kue yang hampir selalu ada, itu pasti kue nastar! 

Nah, kenapa sih kue mungil isi selai nanas ini begitu melekat dengan perayaan hari raya? Yuk, kita bahas!

1. Simbol Kemakmuran dan Kebahagiaan

Nastar itu bukan sekadar kue biasa. Bentuknya yang bulat melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. 

Ditambah lagi, isian selai nanas yang manis-asam memberi keseimbangan rasa, mirip seperti kehidupan yang penuh suka dan duka. 

Makanya, nastar sering dianggap sebagai simbol keberkahan dan kebahagiaan dalam sebuah perayaan.

2. Kudapan Favorit Keluarga

Saat hari raya, keluarga besar biasanya berkumpul dan saling berbagi cerita. Nah, nastar jadi camilan yang pas untuk menemani suasana akrab ini. 

Teksturnya yang lembut dan lumer di mulut bikin siapa saja susah berhenti ngemil. Bahkan, banyak orang rela bikin sendiri di rumah biar bisa menikmati nastar yang masih fresh!

3. Mudah Dibuat dan Disimpan

Salah satu alasan kenapa nastar selalu ada di hari raya adalah karena daya tahannya yang cukup lama. 

Dibandingkan kue basah yang cepat basi, nastar bisa bertahan berhari-hari asalkan disimpan di wadah kedap udara. 

Selain itu, cara membuatnya juga cukup mudah, jadi banyak orang yang suka bikin sendiri atau beli dalam jumlah banyak sebelum hari raya tiba.

4. Cocok untuk Semua Kalangan

Kue nastar punya rasa yang bisa diterima oleh semua orang. Tidak terlalu manis, tidak terlalu asam, dan teksturnya pas di lidah. 

Bahkan, kini ada banyak variasi nastar seperti nastar keju, nastar matcha, hingga nastar cokelat. Jadi, apapun selera kamu, pasti ada versi nastar yang cocok buat kamu cicipi!

5. Tradisi yang Terus Berlanjut

Nastar sudah menjadi bagian dari budaya kuliner saat perayaan hari raya sejak lama. Dari generasi ke generasi, kue ini selalu dibuat dan dinikmati bersama. 

Rasanya yang khas dan kehadirannya yang selalu ada di meja membuat nastar seperti bagian dari kenangan masa kecil yang terus berlanjut hingga sekarang.

Jadi, kenapa perayaan hari raya identik dengan kue nastar? Karena nastar bukan cuma kue kering biasa. 

Ia punya makna, rasa yang disukai semua orang, mudah dibuat, dan bisa disimpan lama. Makanya, nggak heran kalau setiap hari raya, kue nastar selalu jadi bintang di meja tamu!

Kamu sendiri tim nastar klasik atau suka coba varian rasa baru? 😊