Cara Merawat Tanaman Monstera agar Tumbuh Subur dan Sehat

Tanaman Monstera
Tanaman Monstera, Foto: Plantura Magazin

Tanaman Monstera, yang sering disebut juga sebagai “janda bolong,” adalah salah satu tanaman hias favorit karena bentuk daunnya yang unik dan eksotis. 

Selain memberikan nuansa tropis pada ruangan, tanaman ini juga cukup mudah dirawat jika kamu tahu caranya. 

Nah, buat kamu yang ingin Monstera tetap tumbuh subur dan sehat, simak tips berikut ini!

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Monstera berasal dari daerah tropis, jadi mereka lebih suka cahaya terang tapi tidak langsung terkena sinar matahari. 

Jika daunnya mulai menguning atau kecoklatan, bisa jadi tanamanmu terlalu banyak terkena sinar matahari langsung. 

Sebaiknya letakkan Monstera di dekat jendela yang mendapat cahaya tidak langsung atau gunakan tirai tipis untuk menyaring sinar matahari.

Selain itu, tanaman ini juga menyukai lingkungan yang agak lembab. Kalau udara di rumahmu cenderung kering, coba letakkan pelembab udara di dekatnya atau semprotkan air ke daun secara berkala agar kelembapannya tetap terjaga.

2. Penyiraman yang Tepat

Monstera tidak suka tanah yang terlalu kering atau terlalu basah. Untuk memastikan waktu penyiraman yang pas, coba cek tanahnya dengan jari. 

Jika bagian atas tanah sudah terasa kering sekitar 2-3 cm, berarti sudah waktunya disiram. Gunakan air secukupnya dan pastikan pot memiliki lubang drainase agar kelebihan air bisa mengalir keluar.

Di musim panas, Monstera biasanya butuh lebih banyak air karena pertumbuhannya sedang aktif. Sebaliknya, di musim hujan atau saat suhu lebih dingin, kamu bisa mengurangi frekuensi penyiraman agar akar tidak membusuk.

3. Pemupukan agar Daun Lebih Sehat

Agar Monstera tetap tumbuh subur, beri pupuk setiap dua minggu sekali selama musim tanam, yaitu dari musim semi hingga awal musim gugur. 

Gunakan pupuk cair yang kaya akan nitrogen untuk membantu pertumbuhan daunnya. Kalau ingin cara yang lebih alami, kamu bisa menggunakan air bekas cucian beras atau pupuk organik dari sisa dapur.

Saat musim dingin, pertumbuhan Monstera akan melambat, jadi cukup berikan pupuk sebulan sekali atau bahkan dihentikan sementara hingga musim tanam berikutnya.

4. Pemangkasan dan Perbanyakan

Jika Monstera mulai tumbuh terlalu besar atau ada daun yang menguning, jangan ragu untuk memangkasnya. 

Gunakan gunting tajam dan bersih, lalu potong daun atau batang yang sudah tua agar energi tanaman bisa difokuskan untuk pertumbuhan baru.

Kalau kamu ingin memperbanyak Monstera, cukup ambil potongan batang dengan akar udara yang menempel, lalu rendam di air atau tanam langsung di tanah. 

Dalam beberapa minggu, akar baru akan muncul dan kamu bisa memindahkannya ke pot baru.

5. Mengatasi Hama

Monstera bisa saja terkena hama seperti kutu putih atau tungau laba-laba. Kalau kamu melihat ada bercak putih atau sarang halus di bawah daun, segera bersihkan dengan kain lembab. 

Bisa juga menggunakan larutan sabun cair yang dicampur air untuk mengusir hama secara alami.

Merawat tanaman Monstera sebenarnya tidak terlalu sulit asalkan kamu memahami kebutuhan dasarnya. 

Pastikan mendapat cahaya yang cukup, air yang tidak berlebihan, serta pupuk yang tepat agar tetap sehat dan subur. 

Jangan lupa juga untuk memangkas dan memperbanyaknya jika ingin koleksi Monstera di rumah semakin banyak. Selamat berkebun!