Sebagai pecinta kucing, kamu pasti sering melihat kucingmu tidur berjam-jam. Memang sih, kucing itu terkenal sebagai hewan yang doyan tidur. Tapi kalau kucing tidur terus menerus dan terlihat lesu, bisa jadi ada sesuatu yang terjadi.
Yuk, cari tahu apa saja penyebabnya!
1. Kucing Memang Tidur Lebih Lama dari Manusia
Sebelum panik, kamu harus tahu dulu kalau kucing memang punya kebiasaan tidur lebih lama dibanding manusia.
Kalau manusia tidur sekitar 7–8 jam sehari, kucing bisa tidur 12–16 jam, bahkan anak kucing bisa mencapai 20 jam per hari! Ini wajar kok, karena tidur membantu mereka menghemat energi.
2. Infeksi Bisa Bikin Kucing Lemas
Kalau kucingmu mendadak lebih sering tidur dan terlihat lesu, bisa jadi dia terkena infeksi. Infeksi ini bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit.
Biasanya, kucing yang sakit akan menunjukkan gejala lain seperti demam, bersin-bersin, atau kurang nafsu makan. Kalau kucingmu mengalami ini, segera bawa ke dokter hewan ya!
3. Dehidrasi Bikin Kucing Loyo
Kucing yang kurang minum atau sedang sakit bisa mengalami dehidrasi. Tandanya bisa berupa mulut dan hidung kering, mata cekung, dan tubuh yang terasa lemas.
Kalau dibiarkan, dehidrasi bisa berbahaya lho! Pastikan kucingmu selalu punya cukup air minum, terutama saat cuaca panas.
4. Cedera atau Nyeri Sendi
Kucing itu aktif banget, suka melompat dan berlari ke sana kemari. Tapi kalau kucingmu tiba-tiba lebih sering tidur dan terlihat pincang, bisa jadi dia mengalami cedera.
Usia yang bertambah juga bisa menyebabkan nyeri sendi, yang bikin kucing lebih suka istirahat daripada bergerak.
5. Diabetes Bisa Menurunkan Energi
Nggak cuma manusia, kucing juga bisa mengalami diabetes. Salah satu tanda yang paling sering terlihat adalah kucing jadi lebih sering tidur. Ini terjadi karena tubuhnya kesulitan mengolah gula menjadi energi.
Selain tidur lebih lama, kucing yang mengalami diabetes biasanya juga lebih sering haus dan lapar.
6. Kelelahan Setelah Beraktivitas
Kalau kucingmu aktif bermain dan berlarian, nggak heran kalau dia butuh tidur lebih lama untuk mengembalikan energinya. Setelah tidur cukup, biasanya kucing akan kembali ceria dan siap bermain lagi.
7. Kucingmu Mungkin Bosan
Kucing yang sering ditinggal sendirian bisa merasa bosan dan memilih untuk tidur sebagai cara menghabiskan waktu.
Untuk menghindari ini, pastikan dia punya mainan yang cukup atau sediakan teman bermain agar nggak merasa kesepian.
8. Faktor Usia
Usia juga mempengaruhi kebiasaan tidur kucing. Anak kucing butuh tidur lebih lama untuk tumbuh, sementara kucing yang sudah tua juga cenderung lebih cepat lelah, sehingga lebih banyak tidur dibanding kucing muda.
Kapan Harus Khawatir?
Sebenarnya, tidur lama adalah hal yang normal bagi kucing. Tapi kalau kamu melihat perubahan pola tidur yang drastis, disertai gejala seperti kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, atau kesulitan bergerak, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter hewan.
Lebih baik mencegah sebelum terlambat, kan?
Itulah beberapa penyebab kenapa kucing bisa tidur terus. Semoga informasi ini bermanfaat buat kamu yang punya kucing di rumah.
Jangan lupa kasih perhatian ekstra buat si meong kesayanganmu, ya!