Buat kamu yang suka kucing tapi alergi, mungkin kamu sudah pasrah dan berpikir nggak bisa punya peliharaan berbulu ini. Tapi, tahukah kamu kalau ada beberapa ras kucing hipoalergenik?
Artinya, kucing-kucing ini cenderung lebih aman untuk orang yang punya alergi. Walaupun nggak ada kucing yang benar-benar 100% bebas alergi, beberapa ras menghasilkan lebih sedikit protein Fel d 1, yaitu penyebab utama alergi kucing.
Nah, berikut adalah beberapa ras kucing yang bisa jadi pilihan buat kamu!
1. Kucing Bengal
Kucing Bengal punya tampilan eksotis dengan corak yang mirip macan tutul. Selain cantik, kucing ini juga dikenal sebagai salah satu ras yang minim menyebabkan alergi.
Hal ini karena Bengal menghasilkan lebih sedikit protein Fel d 1 dibandingkan ras lain. Ditambah lagi, bulunya yang pendek membuat mereka nggak terlalu sering rontok, sehingga alergen nggak mudah menyebar.
Kucing Bengal juga terkenal aktif dan suka bermain. Bahkan, mereka cukup unik karena ada yang suka bermain air! Jadi, kalau kamu butuh kucing yang enerjik dan minim risiko alergi, Bengal bisa jadi pilihan.
2. Cornish Rex dan Devon Rex

Kalau kamu cari kucing yang unik, Cornish Rex dan Devon Rex bisa jadi pilihan. Kedua ras ini punya bulu keriting yang sangat tipis dibandingkan kucing lain. Karena itulah, mereka lebih sedikit menyebarkan alergen di sekitar rumah.
Cornish Rex hanya punya satu lapisan bulu (undercoat) tanpa lapisan luar, sedangkan Devon Rex punya rambut lebih tipis dan terasa lembut seperti beludru.
Selain itu, mereka juga dikenal sebagai kucing yang aktif, pintar, dan suka bermain. Jadi, kalau kamu cari kucing yang ramah dan gampang diajak interaksi, mereka bisa jadi pilihan yang tepat.
3. Russian Blue
Kucing Russian Blue terkenal dengan bulunya yang tebal, halus, dan berwarna abu-abu kebiruan.
Uniknya, meskipun berbulu lebat, kucing ini menghasilkan lebih sedikit protein Fel d 1, sehingga lebih ramah untuk orang yang punya alergi.
Selain itu, Russian Blue juga dikenal sebagai kucing yang setia dan membentuk ikatan kuat dengan pemiliknya.
Mereka bisa jadi teman yang manis dan penyayang, serta nggak terlalu menuntut perhatian berlebihan.
4. Siberian

Mungkin mengejutkan, tapi meskipun Siberian punya bulu panjang dan tebal, mereka menghasilkan lebih sedikit protein Fel d 1 dibandingkan kucing lainnya. Hal ini membuat mereka menjadi salah satu pilihan kucing hipoalergenik.
Namun, karena bulunya tebal, perawatan Siberian cukup intensif. Kamu perlu rutin menyikat bulunya agar tetap bersih dan nggak rontok terlalu banyak.
Meski begitu, Siberian adalah kucing yang ramah, penyayang, dan sangat cerdas.
5. Sphynx
Kalau kamu lebih suka kucing yang unik dan nggak berbulu, Sphynx bisa jadi pilihan. Karena hampir nggak punya bulu, mereka nggak menyebarkan alergen sebanyak kucing berbulu.
Namun, perlu diingat kalau Sphynx butuh perawatan ekstra. Karena nggak punya bulu untuk menyerap minyak alami tubuhnya, mereka perlu mandi rutin untuk menjaga kebersihan kulitnya. Selain itu, mereka juga kucing yang sangat sosial dan suka mencari perhatian.
Buat kamu yang alergi tapi tetap ingin punya kucing, memilih ras yang tepat bisa membantu mengurangi reaksi alergi. Bengal, Cornish Rex, Devon Rex, Russian Blue, Siberian, dan Sphynx adalah beberapa ras yang bisa jadi pilihan.
Tapi tetap ingat, setiap orang punya tingkat alergi yang berbeda-beda, jadi ada baiknya kamu mencoba berinteraksi dulu dengan ras yang ingin dipelihara sebelum memutuskan untuk membawanya ke rumah.
Apakah ada kucing dari daftar ini yang menarik buat kamu? Jika iya, pastikan kamu juga mencari tahu lebih lanjut tentang cara merawat mereka agar tetap sehat dan bahagia!