Tren Digital 2025: Media Sosial, Streaming, dan Hiburan Online

Tren Digital
Tren Digital 2025, Foto: eLearning Industry

Dunia dan tren digital di Asia Tenggara terus berkembang pesat, dan Indonesia berada di garis depan dalam hal adopsi teknologi. 

Tahun 2025 diprediksi akan membawa banyak perubahan dalam cara orang berinteraksi dengan media sosial, menikmati hiburan, dan mencari informasi. 

Buat kamu yang ingin tetap relevan dalam dunia digital, yuk simak tren terbaru ini!

Media Sosial: TikTok Masih Dominan, Tapi Ada Pergeseran

TikTok masih menjadi platform favorit dengan pengguna di Indonesia menghabiskan rata-rata 45 jam per bulan untuk scrolling video pendek. 

Namun, ada tren baru yang menarik: jangkauan iklan TikTok mulai menurun di beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Sebaliknya, Instagram justru semakin populer dengan peningkatan jangkauan iklan lebih dari 5%.

Facebook, meskipun masih menjadi platform terbesar, mulai kehilangan daya tariknya, terutama di kalangan anak muda. 

Kini, pengguna usia 16-24 tahun lebih banyak mencari produk dan layanan langsung di Instagram dan TikTok daripada melalui mesin pencari seperti Google. 

Ini berarti brand harus mulai fokus membangun kehadiran yang kuat di media sosial dengan konten yang menarik dan autentik.

Streaming dan Video: YouTube dan TikTok Bersaing Ketat

Konten video masih mendominasi konsumsi digital di Asia Tenggara. YouTube, TikTok, dan platform streaming seperti Netflix serta Disney+ terus menarik banyak penonton. 

Namun, tren baru yang muncul adalah semakin banyaknya orang yang menonton video pendek di TikTok dan YouTube Shorts. 

Di Indonesia, TikTok masih lebih unggul dalam hal interaksi pengguna dibandingkan negara tetangga.

Menariknya, hanya sekitar 31,5% pengguna di Indonesia yang berlangganan layanan streaming berbayar. 

Ini membuka peluang besar bagi brand untuk beriklan di platform streaming gratis atau freemium yang makin populer. 

Jadi, buat kamu yang ingin meningkatkan eksposur brand, coba pertimbangkan strategi iklan di platform berbasis streaming.

Apa Artinya untuk Brand dan Pemasar?

Saat ini, lebih dari 65% konsumsi digital terjadi melalui perangkat seluler. Ini berarti strategi mobile-first bukan lagi pilihan, tapi sudah menjadi keharusan. 

Format video pendek semakin penting dalam pemasaran digital, dengan TikTok dan YouTube Shorts sebagai platform utama untuk menarik perhatian audiens.

Selain itu, social commerce semakin berkembang. TikTok Shop dan Instagram Shopping kini menjadi bagian dari pengalaman belanja online. 

Brand yang ingin tetap relevan harus mengadopsi strategi omnichannel yang menghubungkan media sosial, e-commerce, dan pengalaman digital interaktif.

Dengan meningkatnya pencarian produk di media sosial, brand harus lebih aktif membangun kehadiran yang autentik. Ini bisa dilakukan dengan:

  • Membuat konten edukatif dan informatif
  • Berkolaborasi dengan influencer
  • Memanfaatkan format interaktif seperti polling dan live shopping

Iklan statis saja tidak cukup. Brand harus menciptakan pengalaman menarik yang bisa membangun hubungan jangka panjang dengan audiens.

Langkah Selanjutnya dalam Dunia Digital

Ke depan, kesuksesan brand tidak hanya bergantung pada kehadiran di platform yang tepat, tetapi juga pada kemampuan menciptakan pengalaman digital yang lebih imersif. 

Beberapa tren yang diprediksi akan semakin berkembang meliputi:

  • Augmented Reality (AR): Memberikan pengalaman belanja yang lebih interaktif.
  • Gamifikasi: Menggunakan elemen permainan dalam pemasaran untuk meningkatkan keterlibatan pengguna.
  • Komunitas Digital: Membangun loyalitas dengan audiens melalui forum dan grup eksklusif.

Pendekatan berbasis data juga akan menjadi kunci. Brand yang bisa memahami pola perilaku audiens dan menyesuaikan strategi pemasaran berdasarkan data akan lebih unggul dalam persaingan digital yang semakin ketat.

Tahun 2025 akan menjadi era baru dalam dunia digital di Asia Tenggara, terutama di Indonesia. 

Dari meningkatnya peran media sosial dalam pencarian produk hingga dominasi konten video pendek, ada banyak peluang bagi brand dan pemasar untuk berkembang. 

Dengan strategi yang tepat, bukan hanya mengikuti tren, tapi kamu juga bisa menjadi pemimpin dalam ekosistem digital yang terus berubah.

Siap menghadapi masa depan digital? Saatnya beradaptasi dan terus bereksperimen dengan strategi pemasaran yang lebih kreatif dan interaktif!