Panduan Lengkap Merawat Tanaman Lavender

Tanaman Lavender
Merawat Tanaman Lavender, Foto: Clean Green Simple

Tanaman lavender adalah tanaman berbunga yang terkenal dengan aromanya yang khas dan menenangkan. 

Selain mempercantik taman, lavender juga punya banyak manfaat, mulai dari dekorasi hingga bumbu masakan. 

Nah, kalau kamu tertarik menanam lavender di rumah, yuk simak panduan lengkapnya di bawah ini!

Waktu dan Tempat yang Tepat untuk Menanam Lavender

Kapan Harus Menanam?

Lavender paling baik ditanam pada musim semi, sekitar bulan April atau Mei, saat suhu tanah sudah mulai menghangat dan tidak ada risiko embun beku.

Dimana Sebaiknya Menanam?

Lavender paling cocok ditanam di tempat yang mendapat sinar matahari penuh. Tanaman ini bisa tumbuh di berbagai kondisi tanah, tapi lebih menyukai tanah yang hangat, kering, dan memiliki sistem drainase yang baik.

Cara Menanam Lavender

Menanam dari Bibit

  1. Siapkan lubang tanam yang lebih besar dari akar bibit.
  2. Letakkan bibit lavender di dalamnya dan tutup dengan tanah yang sudah dicampur kompos.
  3. Siram tanaman secukupnya agar tidak terlalu lembab.

Menanam dari Biji

  1. Taburkan biji lavender di atas tanah dengan kedalaman sekitar 1/8 inci.
  2. Jaga jarak antar biji sekitar 2 inci.
  3. Setelah tunas tumbuh, pisahkan tanaman dengan jarak sekitar 6 inci.

Merawat Tanaman Lavender

Sinar Matahari

Lavender butuh setidaknya enam jam sinar matahari langsung setiap hari agar tumbuh subur dan berbunga lebat.

Penyiraman

Saat tanaman masih muda, siram secara rutin agar akarnya kuat. Setelah tanaman dewasa, lavender cukup tahan kekeringan dan tidak perlu sering disiram. Terlalu banyak air malah bisa menyebabkan akar membusuk.

Tanah

Gunakan tanah yang memiliki drainase baik. Kalau menanam dalam pot, tambahkan pasir ke dalam campuran tanah agar lebih gembur. Tanah yang sedikit basa atau berkapur juga bisa membuat aroma lavender lebih kuat.

Pemangkasan

Agar lavender tetap rapi dan tumbuh dengan baik, lakukan pemangkasan pada akhir musim panas atau awal musim gugur. Potong sekitar sepertiga bagian atas tanaman.

Jenis-Jenis Lavender yang Bisa Dipilih

Ada beberapa jenis lavender yang populer, di antaranya:

  1. Lavender Inggris (Lavandula angustifolia) – Memiliki bunga ungu kebiruan dan aroma yang khas.
  2. Lavandin (Lavandula x intermedia) – Jenis ini sering dikeringkan untuk berbagai keperluan.
  3. Lavender Prancis (Lavandula dentata) – Bentuknya lebih semak dan bunganya lebih besar.
  4. Lavender Spanyol (Lavandula stoechas) – Tampilannya unik dengan bunga yang agak berumbai.

Cara Memanen dan Menggunakan Lavender

Kapan Harus Memanen?

Lavender paling baik dipanen saat bunganya baru mulai mekar. Ini akan menghasilkan aroma yang lebih kuat.

Cara Memanen

  1. Potong batang bunga dengan gunting tajam.
  2. Gantung dalam posisi terbalik di tempat yang kering dan sejuk untuk dikeringkan.

Manfaat Lavender

Setelah dipanen, lavender bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Dekorasi bunga kering.
  • Campuran dalam teh herbal.
  • Pengharum alami untuk lemari atau ruangan.
  • Penambah aroma dalam masakan, seperti kue dan sup.

Mengatasi Hama dan Penyakit

Meskipun cukup tahan banting, lavender tetap bisa terserang hama seperti kutu putih, tungau, dan serangga kecil lainnya. 

Kamu bisa mengatasinya dengan menyemprotkan air sabun atau minyak nabati alami pada daun dan batang.

Menanam lavender itu cukup mudah asalkan kamu tahu caranya. Pastikan lavender mendapat sinar matahari penuh, ditanam di tanah yang kering dan memiliki drainase baik, serta tidak disiram berlebihan. 

Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa menikmati keindahan dan aroma menenangkan dari lavender langsung dari kebunmu sendiri. Selamat mencoba!