Croissant Taro
Croissant Taro, Foto: Reddit
in

Croissant Taro, Perpaduan Klasik Prancis dan Cita Rasa Asia

Kalau kamu penggemar pastry dan suka bereksperimen dengan rasa, croissant taro panggang ini wajib banget kamu coba! 

Perpaduan antara croissant yang buttery dan renyah khas Prancis, dipadu dengan lembutnya taro (talas) yang manis dan legit, bikin camilan ini jadi punya karakter unik yang nggak gampang dilupain. 

Dari tampilannya yang menggoda sampai aromanya yang wangi, kamu pasti langsung jatuh hati.

Yuk, kita bahas lebih lanjut soal kenikmatan croissant taro panggang ini!

Croissant: Si Klasik dari Prancis

Croissant emang udah jadi ikon sarapan dan camilan dari Prancis yang mendunia. Bentuknya yang setengah bulan dengan lapisan-lapisan tipis yang renyah, bikin croissant jadi comfort food banyak orang. 

Biasanya, croissant dinikmati polos, dengan selai, atau diisi cokelat. Tapi sekarang, semakin banyak kreasi yang ngegabungin croissant dengan bahan-bahan lokal — salah satunya taro.

Taro: Umbi Ungu yang Bikin Lumer di Lidah

Taro alias talas dikenal luas di kawasan Asia. Umbi ini punya warna ungu cantik alami dan rasa yang ringan tapi khas. 

Teksturnya lembut banget kalau dikukus atau dihaluskan, cocok dijadiin isian pastry atau dijadikan topping dessert. Nggak cuma enak, taro juga kaya serat, vitamin, dan punya rasa manis yang nggak bikin enek.

Croissant Taro Panggang: Inovasi yang Bikin Nagih

Perpaduan croissant dan taro ternyata punya chemistry yang keren banget! Lapisan renyah croissant berpadu sempurna sama isian taro yang creamy dan manis. 

Biasanya, taro yang dipakai sudah dihaluskan lalu ditambah sedikit susu dan gula biar rasanya makin lembut dan legit. 

Croissant yang sudah diisi taro kemudian dipanggang sampai warnanya keemasan dan aromanya harum menggoda.

Camilan ini cocok banget buat temen ngopi sore, brunch, atau bahkan jadi oleh-oleh lucu kalau kamu pengen kasih sesuatu yang beda dan kekinian.

Gampang Nggak Sih Bikinnya?

Kalau kamu pengen coba bikin sendiri di rumah, sebenarnya nggak susah, kok. Kamu bisa beli puff pastry siap pakai buat mempermudah. 

Isian taronya tinggal kamu buat dari taro kukus yang dihaluskan, lalu campur susu kental manis dan sedikit mentega. 

Setelah itu, tinggal bungkus dengan adonan, bentuk sesuai selera (mau klasik croissant atau bentuk lain), dan panggang sampai mateng. Gampang, kan?

Tips Biar Croissant Taro Kamu Makin Sempurna

  1. Gunakan taro segar – biar aroma dan teksturnya maksimal.
  2. Jangan terlalu banyak isiannya – biar adonannya tetap bisa renyah dan nggak bocor pas dipanggang.
  3. Pakai oven panas stabil – suhu sekitar 190°C-200°C udah pas buat bikin croissant matang merata dan golden brown.

Croissant taro panggang ini bukti bahwa makanan bisa jadi jembatan antara budaya yang berbeda. Dari Prancis sampai ke Asia, rasa dan teksturnya menyatu dalam satu gigitan yang bikin hati senang. 

Jadi, kalau kamu lagi cari camilan yang beda dari biasanya, croissant taro ini bisa banget jadi pilihan seru buat dicoba atau dijual!

Cobain, yuk! Siapa tahu ini bisa jadi camilan favorit barumu!