Kalau ngomongin lagu legendaris yang tetap relevan sampai sekarang, pasti kamu langsung kepikiran sama “Imagine” dari John Lennon. Lagu ini udah jadi simbol perdamaian, harapan, dan persatuan sejak pertama kali dirilis tahun 1971.
Meski udah puluhan tahun berlalu, liriknya masih nyentuh hati banyak orang dan sering diputar di berbagai momen penting di seluruh dunia. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang kisah abadi di balik lagu ini.
Lahir dari Pesan Perdamaian
John Lennon, salah satu personel The Beatles, menciptakan lagu Imagine di masa pasca perpecahan band legendaris itu.
Di balik nada sederhana dan lirik yang mudah diingat, ternyata ada pesan besar yang ingin disampaikan: dunia tanpa sekat, tanpa perbedaan, dan penuh kedamaian.
Lennon ingin ngajak semua orang untuk “membayangkan” dunia yang lebih baik. Meskipun terdengar idealis, justru itulah yang bikin lagu ini begitu kuat. Pesannya sederhana, tapi relevan di setiap zaman.
Kenapa Imagine Jadi Ikonik?
Ada banyak alasan kenapa Imagine bisa bertahan sebagai lagu abadi. Pertama, melodinya gampang banget masuk ke telinga. Bahkan kalau kamu baru pertama kali dengar, rasanya langsung familiar.
Kedua, liriknya penuh makna dan bisa dirasakan oleh siapa pun, nggak peduli dari negara, bahasa, atau budaya apa.
Nggak heran kalau lagu ini sering diputar di acara-acara internasional, dari konser amal sampai acara peringatan besar.
Banyak musisi dunia juga pernah membawakan ulang Imagine sebagai bentuk penghormatan pada Lennon sekaligus menyebarkan lagi semangat kedamaian.
Momen Bersejarah Bersama Imagine
Salah satu hal yang bikin lagu ini makin hidup adalah seringnya dipakai di momen bersejarah. Misalnya, ketika ada konser amal besar, upacara kenegaraan, atau momen refleksi setelah sebuah peristiwa dunia. Imagine selalu jadi pilihan karena pesannya universal.
Bayangin aja, lagu ini udah jadi semacam “lagu kebangsaan perdamaian” yang bisa nyatuin orang-orang dari berbagai latar belakang. Bukan cuma sekadar musik, tapi udah jadi simbol harapan bersama.
Pengaruh Imagine dalam Budaya Populer
Selain sering dibawakan ulang, Imagine juga masuk ke banyak film, dokumenter, bahkan iklan. Lagu ini jadi soundtrack kehidupan banyak orang karena liriknya yang sederhana tapi dalam.
Banyak generasi baru yang akhirnya kenal John Lennon justru dari lagu ini, bukan dari era The Beatles.
Kalau kamu perhatiin, setiap kali dunia lagi dilanda isu besar, lagu ini pasti muncul lagi. Seakan-akan Imagine selalu punya cara buat mengingatkan kita semua tentang pentingnya persatuan dan harapan.
Pesan yang Masih Relevan Sampai Sekarang
Meski sudah lebih dari 50 tahun berlalu sejak dirilis, pesan dalam Imagine tetap segar dan relevan. Dunia sekarang masih menghadapi banyak tantangan, dan lagu ini kayak jadi pengingat kalau mimpi tentang kedamaian itu masih harus terus diperjuangkan.
Buat kamu yang mungkin lagi jenuh atau kehilangan semangat, coba dengerin lagi Imagine. Siapa tahu liriknya bisa kasih energi positif dan bikin kamu optimis menghadapi hidup.
Imagine karya John Lennon bukan sekadar lagu, tapi sebuah karya seni yang melampaui waktu.
Dari pesan perdamaian, momen bersejarah, sampai pengaruhnya di budaya populer, lagu ini sudah membuktikan kalau musik bisa jadi bahasa universal yang menyatukan semua orang.
Jadi, kalau lain kali kamu pengen sedikit ketenangan dan harapan, nyalain aja Imagine dan resapi tiap liriknya. Siapa tahu kamu juga ikut terinspirasi buat nyebarin kebaikan di sekitar.
