Adaptasi novel ke layar lebar kembali hadir dan kali ini datang dari buku populer karya Emily Henry, People We Meet on Vacation. Film ini resmi tayang di Netflix pada 9 Januari 2026 dan langsung mencuri perhatian, terutama buat kamu yang suka kisah persahabatan, perjalanan, dan romansa yang tumbuh perlahan.
Disutradarai oleh Brett Hadley serta dibintangi Tom Blyth dan Emily Bander, film ini terasa hangat dan relevan, sampai banyak penonton menyebutnya sebagai comfort movie versi terbaru.
Lewat cerita yang sederhana dan dekat dengan kehidupan, film ini mengajak kita merenungkan arti rumah, hubungan, dan perasaan yang sering kali baru disadari setelah waktu berjalan cukup jauh.
Sekilas Tentang Film People We Meet on Vacation
People We Meet on Vacation diadaptasi dari novel New York Times Best Seller yang sudah punya basis penggemar kuat. Versi filmnya tetap setia pada ruh cerita aslinya, dengan fokus pada dinamika dua sahabat yang tumbuh bersama lewat perjalanan liburan.
Beberapa informasi singkat seputar film ini:
- Judul: People We Meet on Vacation
- Sutradara: Brett Hadley
- Pemain utama: Tom Blyth, Emily Bander
- Genre: Drama, Romantis
- Platform: Netflix
- Tanggal rilis: 9 Januari 2026
Dengan durasi yang pas dan alur yang mengalir, film ini mudah dinikmati tanpa terasa berat.
Sinopsis: Liburan, Jarak, dan Kesempatan Kedua
“On vacation, you’re free to follow your heart.” Kalimat ini terasa mewakili keseluruhan cerita.
Film ini mengikuti kisah Poppy dan Alex, dua sahabat dengan kepribadian yang bertolak belakang. Poppy digambarkan ceria, spontan, dan penuh rasa ingin tahu.
Alex justru lebih tenang, terstruktur, dan cenderung realistis. Meski berbeda, mereka punya satu tradisi yang selalu dijaga, yaitu liburan bersama setiap musim panas.
Semua berjalan lancar sampai satu liburan terakhir di Kroasia berakhir tidak seperti yang diharapkan. Sejak saat itu, hubungan mereka merenggang dan mereka tidak saling berkomunikasi selama dua tahun.
Ketika Poppy merasa hidupnya berjalan di tempat dan kehilangan arah, ia memutuskan menghubungi Alex untuk satu perjalanan terakhir. Liburan ini menjadi ruang bagi mereka untuk membuka kembali perasaan, luka lama, dan pertanyaan yang selama ini dipendam.
Kekuatan Cerita yang Relatable
Salah satu daya tarik utama film ini terletak pada ceritanya yang terasa dekat dengan kehidupan banyak orang. Persahabatan yang berubah seiring waktu adalah hal yang sering kita alami, baik disadari maupun tidak.
Beberapa elemen cerita yang terasa kuat antara lain:
- Persahabatan yang tumbuh alami
Hubungan Poppy dan Alex tidak dibangun secara instan. Penonton diajak melihat prosesnya dari tahun ke tahun. - Konflik emosional yang realistis
Tidak ada drama berlebihan. Konflik muncul dari kesalahpahaman, rasa takut kehilangan, dan keengganan untuk jujur pada diri sendiri. - Tema pencarian makna hidup
Film ini juga membahas fase ketika seseorang merasa stuck dan mempertanyakan pilihan hidupnya.
Akting dan Chemistry Pemeran Utama
Tom Blyth dan Emily Bander berhasil menghadirkan chemistry yang terasa natural. Interaksi mereka tidak selalu romantis secara eksplisit, tetapi justru itu yang membuat ceritanya terasa hangat. Tatapan, jeda percakapan, dan dialog sederhana mampu menyampaikan emosi yang dalam.
Beberapa hal yang menonjol dari akting mereka:
- Dialog terasa mengalir dan tidak kaku
- Ekspresi emosi disampaikan dengan halus
- Perubahan dinamika hubungan terlihat jelas seiring alur cerita
Visual dan Nuansa Liburan yang Menenangkan
Sebagai film bertema perjalanan, People We Meet on Vacation menyuguhkan visual yang memanjakan mata. Setiap lokasi digambarkan dengan sinematografi yang lembut dan hangat, mendukung suasana cerita.
Nuansa ini membuat film terasa nyaman untuk ditonton saat ingin rehat sejenak dari rutinitas.
Film Hangat yang Layak Ditonton
People We Meet on Vacation adalah pilihan tepat buat kamu yang mencari film dengan cerita ringan, emosional, dan penuh makna. Film ini tidak hanya bicara soal cinta, tetapi juga tentang persahabatan, waktu, dan keberanian untuk jujur pada perasaan sendiri.
Jika kamu suka kisah slow burn yang realistis dan menyentuh, film ini layak masuk daftar tontonan kamu. Kadang, orang yang paling terasa seperti rumah justru sudah lama ada di dekat kita.
