Can This Love Be Translated?
Can This Love Be Translated?, Foto: Selfie Time
in

Review Series Can This Love Be Translated? Angin Segar di Drama Korea

Sejak jauh sebelum episode perdananya resmi tayang pada 16 Januari 2026, serial Can This Love Be Translated? sudah ramai dibicarakan dan menjadi trending di berbagai platform. 

Tanpa perlu membaca sinopsis secara mendalam, banyak penonton langsung penasaran berkat kehadiran Kim Seon-ho dan Go Youn-jung sebagai pemeran utama. 

Kombinasi dua aktor ini sukses memancing rasa ingin tahu, terutama di kalangan pencinta drama Korea yang menantikan cerita romantis dengan pendekatan berbeda. Pertanyaannya, apakah serial ini benar-benar layak diikuti dari awal sampai akhir?

Premis Cerita yang Langsung Menarik Perhatian

Can This Love Be Translated? mengangkat kisah Joo Hoo-jin, seorang penerjemah multibahasa yang terbiasa berada di balik percakapan orang lain. 

Hidupnya berubah ketika ia secara tidak sengaja bertemu Cha Mu-hee di Jepang, tepatnya di sebuah kedai ramen kecil. Mu-hee sedang mencari seseorang yang menghilang tanpa kabar, sementara kendala bahasa membuat situasi semakin rumit.

Awalnya Hoo-jin enggan terlibat. Namun, melihat emosi Mu-hee yang bercampur antara marah dan sedih, hatinya perlahan luluh dan ia membantu sebagai penerjemah. Pertemuan singkat ini menjadi awal dari benang merah cerita yang terasa sederhana, tetapi menyimpan lapisan emosi yang dalam. 

Setelah itu, keduanya berpisah tanpa tahu bahwa takdir akan mempertemukan mereka kembali dengan cara yang tidak terduga.

Alur Cerita yang Berkembang Penuh Kejutan

Setelah kembali ke Korea, Mu-hee melanjutkan hidupnya sebagai seorang aktris. Di titik ini, cerita mulai bergerak ke arah yang lebih kompleks. Sebuah kejadian saat proses syuting membuat Mu-hee mengalami koma selama enam bulan. 

Ketika ia sadar, hidupnya berubah drastis. Popularitasnya melonjak dan namanya menjadi perbincangan publik.

Hal yang membuat cerita semakin unik adalah kemunculan alter ego Mu-hee bernama Do Ra-mi, karakter zombie yang pernah ia perankan. Sosok ini kerap muncul dan seolah menjadi representasi dari kekacauan batin yang ia rasakan. 

Do Ra-mi digambarkan berani, bebas, dan sedikit menyeramkan, kontras dengan Mu-hee yang berusaha terlihat baik-baik saja di depan publik.

Elemen ini membuat alur cerita terasa tidak monoton karena memadukan romansa, drama psikologis, dan misteri masa lalu.

Romansa yang Tidak Instan dan Terasa Realistis

Jika kamu mencari kisah cinta yang berkembang perlahan, serial ini patut masuk daftar tontonan. Hubungan Hoo-jin dan Mu-hee tidak dibangun secara terburu-buru. Interaksi mereka terasa natural, penuh jeda, dan sering kali diwarnai kesalahpahaman.

Beberapa hal yang membuat romansa di serial ini terasa kuat antara lain:

  • Percakapan sederhana yang menyimpan makna emosional
  • Perbedaan latar belakang dan cara pandang hidup
  • Luka masa lalu yang memengaruhi keputusan masing-masing
  • Proses saling memahami yang tidak selalu berjalan mulus

Pendekatan ini membuat penonton lebih mudah terhubung dengan perjalanan emosi kedua karakter.

Akting dan Chemistry yang Jadi Nilai Plus

Kim Seon-ho tampil meyakinkan sebagai sosok penerjemah yang cenderung pendiam dan penuh empati. Sementara itu, Go Youn-jung berhasil menunjukkan dua sisi karakter Mu-hee, mulai dari aktris yang terlihat kuat hingga pribadi rapuh yang berjuang dengan konflik batin.

Chemistry keduanya terasa mengalir tanpa kesan dipaksakan. Tatapan, bahasa tubuh, dan ekspresi kecil menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan perasaan yang tidak selalu diucapkan secara langsung.

Sinematografi yang Mendukung Emosi Cerita

Dari sisi visual, Can This Love Be Translated? tampil konsisten dan enak dipandang. Pengambilan gambar terasa rapi dengan tone warna yang mendukung suasana cerita, baik saat adegan tenang maupun penuh tekanan emosional. 

Detail kecil seperti pencahayaan dan sudut kamera ikut memperkuat nuansa psikologis para karakter.

Layak Masuk Watchlist Kamu

Can This Love Be Translated? menawarkan lebih dari sekadar kisah cinta. Serial ini mengajak kita memahami komunikasi, luka batin, dan perasaan yang sering kali sulit diungkapkan dengan kata-kata. Plot yang solid, akting yang kuat, serta sinematografi yang mendukung menjadikan serial ini terasa maksimal di banyak sisi.

Buat kamu yang menyukai drama dengan emosi bertahap dan cerita yang punya kedalaman, serial ini layak diikuti dan dinikmati perlahan di setiap episodenya.