in

Kue Putu Ayu, Jajanan Tradisional yang Tetap Populer

Kue Putu Ayu
Asal Usul Kue Putu Ayu, Foto: Tokopedia

Kalau membahas jajanan tradisional Indonesia, kue putu ayu menjadi salah satu makanan yang cukup mudah dikenali. Bentuknya kecil dengan warna hijau yang khas, kemudian diberi taburan kelapa parut di bagian atasnya. 

Teksturnya yang lembut dan rasa manis yang berpadu dengan gurihnya kelapa membuat kue ini masih sering ditemukan sebagai teman minum atau camilan.

Walaupun banyak jajanan kekinian bermunculan, putu ayu tetap punya tempat tersendiri. Selain rasanya familiar, cara membuatnya juga cukup sederhana sehingga kue ini masih sering dibuat untuk acara keluarga, arisan, hingga dijual sebagai jajanan pasar.

Apa Itu Kue Putu Ayu?

Kue putu ayu adalah salah satu jajanan tradisional berbentuk kecil yang dibuat menggunakan adonan lembut dan dikukus sampai matang. Kue ini biasanya memiliki warna hijau dan aroma harum yang berasal dari pandan.

Bagian atasnya diberi kelapa parut yang sudah dibumbui sedikit garam. Kombinasi ini membuat putu ayu memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang cukup khas.

Ciri-ciri kue putu ayu yang mudah dikenali antara lain:

  • Bentuknya kecil dan biasanya menggunakan cetakan khusus
  • Warna hijau dari pandan
  • Teksturnya lembut dan ringan
  • Memiliki aroma pandan yang harum
  • Dilengkapi kelapa parut di salah satu bagian
  • Dimasak dengan cara dikukus

Bahan yang Digunakan untuk Membuat Putu Ayu

Bahan kue putu ayu cukup mudah ditemukan di pasar maupun toko bahan makanan. Adonan dasarnya menggunakan beberapa bahan sederhana yang kemudian menghasilkan tekstur lembut setelah dikukus.

Bahan yang umumnya digunakan yaitu:

  1. Tepung terigu
  2. Telur
  3. Gula pasir
  4. Santan
  5. Pasta atau air pandan
  6. Kelapa parut
  7. Garam
  8. Sedikit emulsifier jika diperlukan

Penggunaan pandan tidak hanya memberikan warna hijau, tetapi juga membuat aroma kue menjadi lebih harum. Sementara itu, kelapa parut memberikan rasa gurih yang menjadi pelengkap rasa manis dari adonan.

Kenapa Putu Ayu Berwarna Hijau?

Warna hijau menjadi salah satu karakter paling khas dari putu ayu. Secara tradisional, warna tersebut bisa diperoleh dari daun pandan atau daun suji.

Pandan juga memberikan aroma yang membuat kue terasa lebih khas. Jika menggunakan pandan segar, daun dapat diolah terlebih dahulu untuk mendapatkan sari atau air pandan.

Saat ini, beberapa orang menggunakan pewarna makanan untuk mendapatkan warna hijau yang lebih konsisten. Namun, penggunaan pandan tetap menjadi pilihan menarik jika ingin mendapatkan aroma alami.

Tekstur Lembut Jadi Daya Tarik Utama

Selain tampilannya yang cantik, tekstur menjadi salah satu alasan putu ayu masih banyak disukai. Kue yang dibuat dengan adonan dan proses pengukusan yang tepat akan terasa lembut ketika digigit.

Supaya teksturnya tidak terlalu padat, beberapa hal perlu diperhatikan saat membuat adonan. Campuran bahan sebaiknya diolah hingga merata tanpa membuat adonan terlalu berat.

Proses pengukusan juga perlu diperhatikan. Pastikan kukusan sudah menghasilkan uap yang cukup sebelum cetakan dimasukkan. Tutup kukusan dapat dilapisi kain agar air tidak langsung menetes ke permukaan kue.

Kelapa Parut yang Membuat Putu Ayu Makin Gurih

Kelapa parut biasanya ditempatkan pada bagian cetakan terlebih dahulu sebelum adonan dimasukkan. Setelah dikukus dan kue dikeluarkan dari cetakan, kelapa akan berada di bagian atas.

Kelapa parut memberikan rasa gurih yang membantu menyeimbangkan rasa manis dari adonan. Supaya lebih tahan selama proses pengukusan, kelapa biasanya dicampur dengan sedikit garam.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyiapkan kelapa:

  • Pilih kelapa yang masih segar
  • Gunakan parutan dengan ukuran yang tidak terlalu halus
  • Campurkan sedikit garam
  • Tekan kelapa dengan cukup padat di dalam cetakan

Kapan Kue Putu Ayu Biasanya Disajikan?

Putu ayu cukup fleksibel untuk berbagai kesempatan. Ukurannya yang kecil membuat kue ini praktis disajikan sebagai camilan.

Kamu bisa menemukan putu ayu dalam beberapa situasi seperti:

  • Jajanan pasar
  • Acara keluarga
  • Arisan
  • Pertemuan
  • Hidangan saat bersantai
  • Sajian untuk tamu

Putu ayu juga sering dijual bersama jajanan tradisional lainnya. Warnanya yang mencolok membuatnya cukup mudah ditemukan di antara berbagai pilihan kue pasar.

Putu Ayu Tetap Eksis di Tengah Jajanan Kekinian

Putu ayu membuktikan bahwa jajanan tradisional masih bisa bertahan di tengah banyaknya makanan modern. Rasa yang familiar, tekstur lembut, aroma pandan, dan perpaduan kelapa gurih membuat kue ini tetap menarik untuk berbagai generasi.

Selain itu, bentuknya yang kecil dan cantik juga membuat putu ayu mudah disajikan dalam berbagai acara. Kalau kamu sedang mencari jajanan tradisional dengan rasa manis, gurih, dan aroma pandan yang khas, kue putu ayu bisa menjadi pilihan sederhana yang tetap menggugah selera.