Kalau kamu suka series romance dengan kisah cinta masa lalu yang kembali hadir setelah bertahun-tahun, Every Year After mungkin sempat menarik perhatian. Series terbaru dari Amazon ini diadaptasi dari novel bestseller karya Carley Fortune dan mengikuti hubungan dua sahabat masa kecil yang berubah menjadi kisah cinta penuh konflik.
Sekilas, premisnya memang terdengar seperti formula yang sering kita temui dalam drama romance remaja. Ada teman masa kecil, cinta yang tidak pernah benar-benar selesai, pertemuan kembali setelah bertahun-tahun, sampai perasaan yang masih tersimpan. Lantas, apakah Every Year After berhasil menghadirkan kisah cinta yang bikin penasaran?
Sinopsis Every Year After
Series ini berpusat pada Percy Fraser, perempuan berusia 28 tahun yang bekerja sebagai penulis berita duka. Percy menghabiskan masa kecilnya dengan berlibur di Barry’s Bay, sebuah kota kecil di Kanada. Di tempat inilah ia bertemu dan tumbuh bersama Sam Florek, sahabat sekaligus cinta masa kecilnya.
Namun, hubungan mereka berakhir dengan perpisahan yang membuat Percy tidak pernah kembali ke Barry’s Bay selama bertahun-tahun.
Situasi berubah ketika Percy mendapat kabar bahwa Sue, ibu Sam dan sosok yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri, meninggal dunia. Meski merasa sangat berat untuk kembali ke kota tersebut, Percy akhirnya datang menghadiri acara peringatan Sue bersama sahabatnya, Chantal.
Kepulangannya tentu tidak berjalan sederhana karena Sam masih berada di sana.
Cerita Berjalan di Dua Waktu
Salah satu hal yang cukup menonjol dari Every Year After adalah alur ceritanya yang berpindah antara masa lalu dan masa kini. Delapan episode series ini memperlihatkan perjalanan Percy dan Sam dari masa kecil hingga dewasa.
Di masa kecil, hubungan keduanya terasa lebih natural. Mereka menghabiskan waktu bersama, menikmati musim panas di tepi danau, menonton film horor, hingga membuat gelang persahabatan.
Ketika beranjak remaja, hubungan mereka mulai berubah. Perasaan yang awalnya sederhana berkembang menjadi hubungan romantis yang lebih rumit.
Beberapa konflik yang muncul di antara keduanya meliputi:
- Saling menyimpan perasaan.
- Berusaha membuat satu sama lain cemburu.
- Berkali-kali mendekat lalu menjauh.
- Sulit mengungkapkan perasaan sebenarnya.
- Membawa konflik masa remaja hingga dewasa.
Perpindahan waktu ini sebenarnya bisa menjadi kekuatan utama series karena penonton dapat melihat bagaimana hubungan Percy dan Sam berkembang dari tahun ke tahun.
Chemistry Pemeran Utama Jadi Sorotan
Sadie Soverall sebagai Percy dan Matt Cornett sebagai Sam menjadi pusat cerita. Sayangnya, chemistry keduanya terasa belum cukup kuat untuk membuat seluruh kisah cinta mereka benar-benar meyakinkan.
Justru hubungan Percy dan Sam ketika masih kecil terasa lebih ringan dan menyenangkan. Karakter Percy muda yang diperankan Juliette Hawk juga memberikan energi yang lebih hangat dibandingkan versi dewasanya yang cenderung murung.
Ketika cerita masuk ke masa remaja dan dewasa, konflik percintaan semakin mendominasi. Sayangnya, drama yang terus berulang membuat hubungan keduanya terasa melelahkan dibandingkan romantis.
Karakter Pendukung Malah Lebih Menarik
Menariknya, Every Year After justru terasa lebih hidup ketika cerita mulai memberikan ruang kepada karakter pendukung.
Chantal, sahabat Percy, menjadi salah satu karakter yang cukup menarik. Hubungannya dengan Jordy, pemilik motel yang santai dan perhatian, memberikan warna berbeda di tengah drama Percy dan Sam yang cukup berat.
Ada juga Delilah yang awalnya diperlihatkan sebagai sosok menyebalkan. Seiring cerita berjalan, karakternya berkembang dan mendapatkan konflik pribadi yang membuatnya terasa lebih manusiawi.
Sue juga meninggalkan kesan melalui sejumlah kilas balik bersama Percy. Hubungan mereka memberikan sisi emosional yang lebih hangat sekaligus membantu memperlihatkan masa lalu Percy.
Apakah Every Year After Layak Ditonton?
Kalau kamu mencari series romance dengan konflik cinta masa lalu, Every Year After masih bisa masuk daftar tontonan. Ceritanya punya konsep yang familiar dan cukup mudah diikuti, terutama buat kamu yang menyukai drama hubungan dari masa muda hingga dewasa.
Namun, series ini mungkin kurang cocok kalau kamu mengharapkan chemistry pasangan utama yang sangat kuat atau perkembangan karakter yang mendalam. Konflik Percy dan Sam yang terus berputar pada perasaan lama juga bisa terasa repetitif.
Secara keseluruhan, Every Year After menawarkan kisah cinta yang lebih melankolis dengan nuansa musim panas, kenangan masa muda, dan hubungan yang belum benar-benar selesai. Series ini tayang di Amazon mulai 10 Juni 2026 dan terdiri dari delapan episode.
