Kimpul memang sering disamakan dengan talas karena sama-sama termasuk tanaman umbi dan punya bentuk yang mirip. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan sebelum kimpul masuk ke piring, yaitu cara mengolahnya.
Jika belum diproses dengan benar, kimpul bisa menimbulkan sensasi gatal atau terasa kurang nyaman saat dimakan. Karena itu, tahap persiapan dan memasaknya tidak boleh dilewatkan.
Kimpul sebenarnya bisa diolah menjadi berbagai makanan, mulai dari kimpul kukus, goreng, keripik, sampai campuran olahan lainnya. Dengan langkah yang tepat, teksturnya bisa menjadi empuk dan rasanya lebih nikmat.
Kenapa Kimpul Bisa Terasa Gatal?
Sensasi gatal pada kimpul berkaitan dengan adanya kristal kalsium oksalat yang secara alami terdapat pada jaringan tanaman. Kristal tersebut dapat menyebabkan rasa gatal atau seperti menusuk ketika mengenai bagian dalam mulut dan tenggorokan.
Jumlah senyawa tersebut dapat berbeda tergantung jenis, kondisi, dan bagian tanaman. Itulah sebabnya kimpul sebaiknya tidak langsung dimakan dalam keadaan mentah.
Pengolahan dengan panas dan persiapan yang tepat dapat membantu mengurangi sensasi tersebut sehingga kimpul lebih nyaman untuk dikonsumsi.
Pilih Kimpul yang Kondisinya Baik
Sebelum masuk ke tahap memasak, kualitas umbi juga perlu diperhatikan. Pilih kimpul yang masih segar dan tidak menunjukkan tanda kerusakan.
Ciri kimpul yang bisa dipilih antara lain:
- Umbi terasa padat saat ditekan
- Tidak berlendir
- Tidak berbau menyengat
- Tidak memiliki bagian yang membusuk
- Kulit masih terlihat cukup baik
Hindari menggunakan umbi yang sudah rusak karena kualitas bahan akan memengaruhi hasil akhir olahan.
1. Kupas Kimpul dengan Hati-Hati
Langkah pertama adalah mengupas kulit kimpul. Sebaiknya gunakan sarung tangan saat membersihkan dan mengupas umbi untuk mengurangi kontak langsung dengan getah atau bagian mentahnya.
Setelah kulitnya terlepas, potong bagian yang terlihat rusak. Kemudian, cuci kimpul menggunakan air mengalir sampai bersih.
Jangan lupa membersihkan pisau dan talenan setelah digunakan untuk mengolah kimpul mentah.
2. Potong Menjadi Ukuran yang Lebih Kecil
Kimpul yang sudah dikupas bisa dipotong menjadi beberapa bagian. Ukuran yang lebih kecil membuat proses pemasakan menjadi lebih merata.
Potongan juga sebaiknya dibuat dengan ukuran yang relatif sama. Dengan begitu, bagian luar dan dalam kimpul dapat matang secara bersamaan.
Kalau ingin membuat keripik, iris kimpul dengan ketebalan yang seragam supaya hasilnya lebih renyah.
3. Rendam Sebelum Dimasak
Salah satu tahap yang bisa dilakukan adalah merendam potongan kimpul dalam air bersih sebelum dimasak. Beberapa orang juga menggunakan air garam untuk membantu proses persiapan umbi.
Setelah direndam, bilas kembali kimpul menggunakan air bersih sebelum masuk ke tahap berikutnya.
Perendaman bukan satu-satunya langkah untuk mengurangi rasa gatal. Kimpul tetap perlu dimasak sampai matang.
4. Masak sampai Benar-Benar Matang
Ini merupakan bagian penting dalam cara mengolah kimpul. Jangan menyajikan kimpul dalam kondisi setengah matang karena tekstur dan kandungan senyawa alaminya masih dapat membuat mulut terasa tidak nyaman.
Kamu bisa memilih beberapa metode memasak berikut:
Direbus
Potongan kimpul dapat direbus dalam air sampai teksturnya empuk. Setelah matang, air rebusannya sebaiknya dibuang dan kimpul bisa dibilas sebelum diolah lebih lanjut.
Dikukus
Kimpul juga dapat dikukus hingga empuk. Metode ini cocok kalau kamu ingin mempertahankan tekstur umbi agar tidak terlalu banyak menyerap air.
Digoreng
Setelah direbus atau dikukus sampai matang, kimpul dapat digoreng hingga bagian luarnya terasa lebih renyah.
5. Jangan Terburu-buru Mencicipi
Kimpul yang baru selesai dimasak sebaiknya diperiksa terlebih dahulu teksturnya. Pastikan bagian tengahnya sudah empuk dan tidak terasa keras.
Kalau masih ragu dengan tingkat kematangannya, lanjutkan proses memasak sampai benar-benar matang. Jangan mencicipi kimpul ketika masih mentah atau setengah matang.
Ide Olahan Kimpul yang Bisa Kamu Coba
Setelah kimpul diolah dengan benar, kamu bisa menggunakannya untuk berbagai menu sederhana.
Beberapa ide yang bisa dicoba:
- Kimpul kukus dengan kelapa parut
- Kimpul goreng
- Keripik kimpul
- Kimpul rebus
- Kimpul sebagai bahan campuran kue
Tekstur kimpul yang sudah matang cenderung lebih lembut sehingga mudah dikreasikan menjadi berbagai hidangan.
Kimpul Aman Dinikmati dengan Pengolahan yang Tepat
Kunci utama agar kimpul tidak terasa gatal adalah memperhatikan proses dari awal sampai matang. Mulai dari memilih umbi yang baik, mengupas dengan hati-hati, mencuci dan merendam, sampai memasaknya secara menyeluruh.
Kalau kamu baru pertama kali mengolah kimpul, tidak perlu langsung membuat resep yang rumit. Cukup mulai dengan merebus atau mengukusnya sampai benar-benar empuk. Setelah berhasil mendapatkan tekstur yang nyaman dimakan, kamu bisa mencoba berbagai olahan kimpul lainnya.
