Tanaman hias biasanya identik dengan pot, rak, atau vas sebagai tempat tumbuhnya. Namun, ada cara lain yang membuat tanaman terlihat lebih unik, yaitu kokedama. Tanaman ini tidak menggunakan pot sebagai wadah utama, melainkan tumbuh dalam bola tanah yang dibungkus lumut atau bahan sejenis.
Bentuknya yang sederhana membuat kokedama menarik untuk dijadikan dekorasi rumah. Kamu bisa meletakkannya di meja, rak, atau bahkan menggantungnya untuk menciptakan suasana hijau yang berbeda. Menariknya lagi, cara membuat kokedama sendiri ternyata tidak terlalu sulit dan bisa dilakukan dengan bahan yang cukup sederhana.
Apa Itu Kokedama?
Kokedama berasal dari Jepang dan secara sederhana dapat diartikan sebagai “bola lumut”. Konsepnya adalah tanaman ditanam dalam media berbentuk bola, kemudian bagian luarnya dilapisi lumut dan diikat menggunakan tali.
Tidak seperti tanaman dalam pot, kokedama tidak memiliki wadah keras yang menahan media tanam. Karena itu, bentuk bola menjadi bagian penting dari tampilannya.
Ciri khas kokedama antara lain:
- Tidak menggunakan pot sebagai wadah utama.
- Media tanam dibentuk menjadi bola.
- Bagian luar dapat dilapisi lumut.
- Biasanya menggunakan tali untuk mempertahankan bentuk.
- Bisa diletakkan di permukaan atau digantung.
Tanaman yang Cocok untuk Kokedama
Pemilihan tanaman menjadi salah satu bagian penting sebelum mulai membuat kokedama. Sebaiknya pilih tanaman yang memiliki ukuran tidak terlalu besar dan mampu tumbuh dengan baik pada media yang lembap.
Beberapa pilihan yang bisa kamu gunakan yaitu:
- Pakis mini, cocok untuk tampilan yang rimbun.
- Fittonia, memiliki daun kecil dengan pola yang menarik.
- Peperomia, tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran.
- Lili paris, memiliki daun memanjang yang membuat kokedama terlihat lebih hidup.
- Tanaman hias berukuran kecil, selama kebutuhan air dan cahayanya sesuai.
Untuk percobaan pertama, sebaiknya gunakan tanaman yang perawatannya cukup mudah. Setelah terbiasa, kamu bisa mencoba jenis tanaman lain.
Bahan yang Perlu Disiapkan
Tidak banyak perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuat kokedama. Sebelum mulai, siapkan beberapa bahan berikut:
- Tanaman kecil beserta akarnya.
- Tanah atau media tanam yang sesuai.
- Bahan organik seperti kompos.
- Lumut yang sudah dibasahi.
- Tali rami atau tali lain yang cukup kuat.
- Air secukupnya.
- Wadah untuk mencampur media.
Pastikan media tanam memiliki tekstur yang dapat dibentuk menjadi bola. Jangan menggunakan media yang terlalu kering karena akan sulit mempertahankan bentuk.
Cara Membuat Kokedama Sendiri
Setelah semua bahan siap, kamu bisa mulai membuat bola tanaman. Kerjakan secara perlahan supaya akar tetap terjaga dan bentuk media tidak mudah pecah.
1. Siapkan Tanaman
Keluarkan tanaman dari pot secara hati-hati. Bersihkan sebagian media lama yang menempel pada akar tanpa membuat akar rusak.
Jangan sampai seluruh media di sekitar akar langsung dibuang. Sisakan secukupnya agar tanaman tetap memiliki media untuk menopang akarnya.
2. Buat Bola Media Tanam
Campurkan tanah dengan kompos dan sedikit air. Aduk sampai teksturnya cukup lembap dan bisa dibentuk.
Ambil media tersebut, kemudian bentuk menjadi bola. Ukurannya harus disesuaikan dengan ukuran akar tanaman.
Setelah itu, buat lubang kecil di bagian tengah bola untuk memasukkan akar.
3. Masukkan Tanaman
Letakkan akar tanaman ke dalam lubang yang sudah dibuat. Tambahkan media secara perlahan di sekitar akar sampai semuanya tertutup.
Tekan dengan lembut agar bola tanah menjadi lebih padat. Hindari menekan terlalu kuat karena bisa membuat media terlalu rapat.
4. Bungkus dengan Lumut
Basahi lumut terlebih dahulu agar lebih mudah mengikuti bentuk bola. Bungkus seluruh permukaan media menggunakan lumut sampai tertutup cukup merata.
Lumut berfungsi membantu mempertahankan bentuk sekaligus memberikan tampilan khas pada kokedama.
5. Ikat dengan Tali
Gunakan tali untuk mengikat bola secara menyilang dari berbagai arah. Pastikan ikatannya cukup kuat, tetapi tidak terlalu kencang hingga merusak tanaman.
Kalau ingin menggantung kokedama, sisakan tali yang lebih panjang pada bagian atas sebagai pengait.
Cara Merawat Kokedama
Kokedama tetap membutuhkan perawatan meskipun tidak menggunakan pot. Karena media tanamnya terbuka, kamu perlu lebih sering memperhatikan tingkat kelembapannya.
Gunakan panduan berikut:
| Perawatan | Yang Perlu Dilakukan |
| Penyiraman | Rendam atau basahi bola saat mulai terasa ringan |
| Cahaya | Sesuaikan dengan kebutuhan tanaman |
| Lumut | Jaga agar tidak terlalu kering |
| Daun | Bersihkan dan pangkas bagian yang kering |
| Posisi | Hindari tempat yang terlalu panas |
Salah satu cara sederhana mengetahui kapan kokedama membutuhkan air adalah dengan mengangkatnya. Kalau terasa jauh lebih ringan dibandingkan biasanya, kemungkinan media mulai kehilangan banyak air.
Bikin Sudut Rumah Lebih Menarik
Mengenal kokedama membuka pilihan baru buat kamu yang ingin menghadirkan tanaman tanpa menggunakan pot biasa. Bentuknya yang unik juga membuat tanaman bisa menjadi bagian dari dekorasi rumah.
Mulailah dengan tanaman berukuran kecil dan bahan yang mudah ditemukan. Setelah memahami cara membentuk media, membungkus lumut, serta mengatur penyiramannya, kamu bisa mencoba membuat beberapa kokedama dengan jenis tanaman dan ukuran berbeda.
