Pekarangan rumah tidak harus dipenuhi tanaman mahal untuk terlihat menarik. Dengan memilih tanaman berbunga yang tepat, sudut halaman yang awalnya kosong bisa berubah menjadi area hijau yang penuh warna. Salah satu pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah bunga tasbih, tanaman tropis dengan bunga mencolok dan daun lebar yang memberikan kesan rimbun.
Bunga tasbih juga dikenal dengan nama canna lily. Tanaman ini cocok ditanam di pekarangan karena bisa tumbuh di tanah maupun pot berukuran besar. Perawatannya relatif mudah, sehingga kamu tidak perlu menjadi ahli tanaman untuk menikmati keindahannya.
Mengenal Bunga Tasbih dan Ciri Khasnya
Bunga tasbih memiliki nama ilmiah Canna indica dan termasuk tanaman herba yang tumbuh dari rimpang di dalam tanah. Tanaman ini dapat tumbuh di wilayah beriklim tropis, termasuk Indonesia, dengan kondisi lingkungan yang sesuai.
Nama bunga tasbih merujuk pada bijinya yang keras dan bulat. Dalam beberapa tradisi, biji tersebut pernah dimanfaatkan sebagai bahan aksesori atau rangkaian tertentu. Meski begitu, daya tarik utamanya sebagai tanaman hias terletak pada bunga dan bentuk daunnya.
Ada beberapa ciri bunga tasbih yang membuatnya mudah dikenali:
- Bunga berwarna cerah: Kelopaknya dapat berwarna merah, jingga, kuning, atau kombinasi beberapa warna.
- Daun lebar: Daunnya berbentuk lonjong dengan tulang daun yang terlihat jelas. Beberapa varietas memiliki daun bernuansa hijau keunguan.
- Batang tegak: Tanaman tumbuh dengan batang yang kokoh dan dapat membentuk rumpun.
- Rimpang di dalam tanah: Bagian ini menyimpan cadangan makanan dan membantu tanaman tumbuh kembali.
Perpaduan bunga yang mencolok dan daun yang rimbun membuat bunga tasbih cocok dijadikan titik perhatian di taman rumah.
Alasan Bunga Tasbih Cocok untuk Pekarangan
Kalau kamu ingin menghadirkan tanaman berbunga tanpa perawatan yang terlalu rumit, bunga tasbih bisa menjadi salah satu pilihan. Tanaman ini dapat tumbuh di area terbuka yang memperoleh cukup sinar matahari dan memiliki tanah yang tidak tergenang.
Berikut beberapa kelebihannya:
- Memberikan warna pada halaman. Bunga tasbih bisa ditanam di dekat pagar, sepanjang jalan setapak, atau di sudut taman untuk menciptakan tampilan yang lebih hidup.
- Mudah diperbanyak. Selain melalui biji, tanaman ini umumnya lebih praktis diperbanyak dengan membagi rimpangnya.
- Bisa ditanam di pot. Kamu dapat menggunakan pot besar jika lahan pekarangan terbatas, asalkan wadahnya memiliki lubang drainase.
- Membentuk rumpun yang rimbun. Saat tumbuh dengan baik, daun dan bunganya dapat mengisi ruang kosong di taman.
Bunga tasbih juga bisa dipadukan dengan tanaman berdaun kecil atau tanaman penutup tanah. Perbedaan bentuk daun akan membuat taman terlihat lebih bervariasi.
Cara Menanam Bunga Tasbih agar Tumbuh Subur
Menanam bunga tasbih tidak membutuhkan banyak perlengkapan. Hal terpenting adalah menyiapkan media tanam, memilih lokasi yang sesuai, dan menjaga kelembapan tanah.
1. Pilih lokasi dengan sinar matahari cukup
Bunga tasbih umumnya tumbuh baik di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap hari. Cahaya yang cukup membantu pertumbuhan daun dan mendukung pembungaan.
Kamu bisa memilih area pekarangan yang terbuka. Jika ditanam di pot, letakkan tanaman di tempat yang mudah mendapatkan cahaya matahari.
2. Siapkan tanah yang subur
Gunakan tanah yang gembur dan kaya bahan organik. Kamu bisa mencampurkan tanah dengan kompos matang untuk membantu menyediakan unsur hara.
Pastikan air dapat mengalir dengan baik. Tanah yang terus-menerus tergenang berisiko membuat rimpang membusuk.
3. Tanam rimpang dengan benar
Pilih rimpang yang sehat dan tidak menunjukkan tanda pembusukan. Tanam rimpang di dalam tanah dengan tunas menghadap ke atas, kemudian tutup kembali menggunakan media tanam.
Berikan jarak yang cukup jika kamu menanam beberapa rumpun sekaligus. Dengan begitu, tanaman memiliki ruang untuk mengembangkan daun dan batang.
4. Siram secara teratur
Bunga tasbih menyukai tanah yang lembap, terutama saat sedang aktif tumbuh. Siram ketika permukaan tanah mulai mengering, tetapi jangan sampai air menggenang terlalu lama.
Frekuensi penyiraman bisa disesuaikan dengan cuaca dan kondisi tanah di pekaranganmu.
Tips Merawat Bunga Tasbih agar Rajin Berbunga
Setelah tanaman mulai tumbuh, perawatan rutin membantu menjaga tampilannya tetap menarik. Kamu bisa melakukan beberapa hal sederhana berikut.
- Berikan kompos secara berkala untuk mendukung pertumbuhan daun dan bunga.
- Pangkas bunga yang sudah layu agar tanaman terlihat rapi.
- Buang daun yang menguning atau rusak supaya area di sekitar tanaman tetap bersih.
- Periksa kondisi daun dan batang untuk mengetahui lebih awal jika muncul gangguan hama.
- Jangan biarkan tanah terlalu kering dalam waktu lama, terutama ketika cuaca panas.
Bunga tasbih dapat mengalami masa berbunga yang berbeda bergantung pada varietas, sinar matahari, ketersediaan air, dan kondisi tanah. Jadi, jangan khawatir jika tanaman yang baru ditanam membutuhkan waktu untuk menghasilkan bunga.
Ide Menata Bunga Tasbih di Taman Rumah
Agar keindahannya lebih menonjol, kamu bisa menempatkan bunga tasbih sesuai dengan ukuran pekarangan. Tanaman yang tumbuh cukup tinggi cocok diletakkan di bagian belakang taman, sedangkan tanaman yang lebih pendek bisa menjadi pembatas area.
Kamu juga dapat mengelompokkan beberapa bunga tasbih dengan warna serupa untuk menciptakan tampilan yang serasi. Jika ingin suasana lebih beragam, padukan bunga berwarna merah atau jingga dengan tanaman berdaun hijau.
Pada akhirnya, bunga tasbih merupakan pilihan tanaman hias yang menarik untuk mempercantik pekarangan. Dengan sinar matahari yang cukup, tanah yang subur, serta penyiraman teratur, kamu bisa menikmati perpaduan daun rimbun dan bunga berwarna cerah tanpa perawatan yang berlebihan.
