Sudah dicuci dengan sabun berkali-kali, tetapi wadah plastik bekas menyimpan ikan masih mengeluarkan bau amis? Kondisi ini cukup menjengkelkan, apalagi kalau wadah tersebut ingin digunakan kembali untuk menyimpan makanan lain. Aroma ikan bisa tertinggal cukup lama karena permukaan plastik dapat menyerap senyawa penyebab bau, terutama jika wadah sering digunakan untuk menyimpan bahan makanan beraroma kuat.
Kabar baiknya, kamu tidak harus langsung membuang wadah tersebut. Ada beberapa trik menghilangkan bau amis pada wadah plastik yang bisa dicoba menggunakan bahan sederhana di rumah. Mulai dari sabun pencuci piring, baking soda, hingga air hangat, setiap cara punya kegunaan tersendiri.
Supaya hasilnya lebih maksimal, penting juga untuk mengetahui cara membersihkan wadah dengan benar dan kapan wadah plastik sebaiknya tidak digunakan kembali.
1. Cuci dengan Sabun Pencuci Piring dan Air Hangat
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan sisa minyak, lendir, dan potongan ikan yang mungkin masih menempel. Sisa bahan makanan tersebut bisa menjadi sumber bau yang sulit hilang jika hanya dibilas dengan air.
Berikut cara membersihkannya:
- Buang sisa makanan dari wadah plastik.
- Bilas bagian dalam menggunakan air hangat, bukan air mendidih.
- Tuangkan sabun pencuci piring secukupnya ke spons lembut.
- Gosok seluruh permukaan, termasuk sudut wadah, tutup, dan bagian ulir jika ada.
- Bilas sampai tidak ada sisa sabun, lalu keringkan.
Gunakan air hangat yang sesuai dengan ketahanan plastik. Tidak semua wadah tahan terhadap suhu tinggi, sehingga air mendidih sebaiknya dihindari karena bisa membuat plastik berubah bentuk.
Kalau bau amis masih terasa setelah dicuci, kamu bisa melanjutkan dengan metode lain berikut ini.
2. Gunakan Baking Soda untuk Menyerap Bau
Baking soda atau soda kue sering digunakan untuk membantu mengurangi bau tidak sedap pada berbagai benda rumah tangga. Bahan ini bisa menjadi pilihan untuk wadah plastik yang masih berbau setelah dicuci.
Ada dua cara sederhana yang bisa kamu coba.
Cara pertama, menggunakan pasta baking soda:
- Campurkan 2 sendok makan baking soda dengan sedikit air sampai membentuk pasta.
- Oleskan ke bagian dalam wadah.
- Diamkan sekitar 15 sampai 30 menit.
- Gosok perlahan menggunakan spons lembut.
- Bilas hingga bersih dan keringkan.
Cara kedua, menggunakan larutan baking soda:
Campurkan sekitar 1 sendok makan baking soda ke dalam 250 ml air hangat. Tuangkan ke wadah, lalu diamkan selama beberapa waktu sebelum dicuci kembali.
Metode ini bisa membantu mengurangi aroma yang tertinggal, meskipun hasilnya bergantung pada kondisi plastik dan seberapa kuat bau amisnya.
3. Manfaatkan Cuka Putih untuk Mengurangi Bau Amis
Cuka putih dapat membantu mengurangi bau tertentu sekaligus melonggarkan sebagian residu yang menempel. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis plastik dan petunjuk perawatan wadah.
Caranya cukup mudah:
- Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1.
- Tuangkan larutan secukupnya ke dalam wadah.
- Diamkan sekitar 10 sampai 15 menit.
- Cuci kembali dengan sabun pencuci piring.
- Bilas sampai bersih dan keringkan.
Sebelum menggunakan cuka, periksa petunjuk produsen dan coba pada bagian kecil terlebih dahulu jika materialnya tidak diketahui. Jangan mencampurkan cuka dengan pemutih atau produk pembersih lainnya karena dapat menghasilkan reaksi berbahaya.
Jika wadah memiliki bau yang sangat kuat, kamu bisa mengulangi pencucian setelah wadah benar-benar kering. Tidak perlu menggunakan cuka dalam jumlah berlebihan.
4. Jemur Wadah hingga Benar-Benar Kering
Setelah dicuci, jangan langsung menutup wadah atau menyimpannya dalam keadaan lembap. Sisa air yang terperangkap bisa membuat aroma tidak sedap bertahan lebih lama.
Letakkan wadah dan tutupnya secara terpisah di rak pengering yang bersih. Pastikan bagian dalam wadah terbuka agar udara dapat bersirkulasi dengan baik.
Kamu juga bisa meletakkannya di tempat yang memiliki sirkulasi udara bagus. Jika ingin menjemurnya di luar ruangan, hindari paparan panas matahari yang berlebihan karena beberapa jenis plastik dapat berubah bentuk atau mengalami penurunan kualitas.
Tunggu sampai seluruh bagian benar-benar kering sebelum menyimpan wadah di lemari dapur.
5. Hindari Kesalahan yang Membuat Bau Amis Bertahan
Beberapa kebiasaan sederhana ternyata bisa membuat bau ikan lebih sulit dihilangkan. Perhatikan hal-hal berikut:
- Membiarkan sisa ikan terlalu lama: segera cuci wadah setelah digunakan.
- Menggunakan spons yang sudah berbau: spons kotor bisa memindahkan aroma ke wadah.
- Menyimpan wadah saat masih basah: kelembapan dapat membuat bau tidak sedap bertahan.
- Menggosok dengan alat kasar: permukaan plastik yang tergores bisa lebih sulit dibersihkan.
- Menggunakan air terlalu panas: suhu tinggi bisa merusak wadah yang tidak tahan panas.
Jika wadah sudah retak, tergores dalam, berubah bentuk, atau tetap berbau setelah dibersihkan berulang kali, pertimbangkan untuk menggantinya, terutama jika digunakan untuk menyimpan makanan.
Kesimpulan
Trik menghilangkan bau amis pada wadah plastik bekas ikan bisa dimulai dengan mencuci menggunakan sabun dan air hangat, kemudian dilanjutkan dengan baking soda atau larutan cuka putih jika material wadah sesuai. Setelah itu, keringkan seluruh bagian sebelum disimpan.
Kunci utamanya adalah membersihkan wadah sesegera mungkin, menghindari kelembapan berlebih, dan merawat permukaannya dengan alat yang lembut. Dengan kebiasaan ini, wadah plastik bisa tetap bersih, lebih nyaman digunakan kembali, dan tidak meninggalkan aroma ikan pada makanan berikutnya.
