in

Berburu Kuliner Hangat di Malang saat Musim Hujan

Udara dingin di Malang paling enak ditemani semangkuk makanan berkuah yang masih mengepul. Apalagi setelah berjalan-jalan di tengah gerimis, menemukan tempat makan yang menyajikan hidangan hangat rasanya bisa menjadi bagian paling menyenangkan dari perjalanan. Tidak heran kalau wisata kuliner menjadi agenda menarik saat berkunjung ke kota ini.

Malang punya beragam pilihan makanan yang cocok dinikmati ketika cuaca sedang dingin, mulai dari bakso legendaris, ronde dengan kuah jahe, hingga rawon dengan kuah gurih. Kalau kamu sedang merencanakan liburan saat musim hujan, beberapa kuliner khas Malang berikut bisa masuk daftar buruanmu.

1. Bakso Malang yang Selalu Menggugah Selera

Kalau membicarakan kuliner Malang, bakso tentu sulit dilewatkan. Hidangan ini terdiri dari bakso daging, mi, tahu, pangsit, dan kuah kaldu yang disajikan dalam satu mangkuk. Kamu juga bisa menambahkan sambal dan saus sesuai selera.

Ada banyak tempat untuk menikmati bakso di Malang, salah satunya Bakso President yang terkenal dengan lokasinya di dekat jalur kereta api.

Hal yang membuat bakso cocok disantap saat hujan adalah kuahnya yang hangat dan pilihan isiannya yang beragam. Kamu bisa memilih bakso halus, bakso urat, atau aneka gorengan untuk melengkapi hidangan.

Tips menikmati bakso Malang:

  • Datang saat jam makan siang agar bisa sekalian beristirahat setelah berkeliling.
  • Coba beberapa jenis isian supaya pengalaman kulinermu lebih beragam.
  • Sesuaikan tambahan sambal dengan selera agar rasa kuah tetap bisa dinikmati.

2. Angsle untuk Menghangatkan Tubuh

Pernah mencoba minuman sekaligus makanan hangat khas Malang? Angsle bisa menjadi pilihan menarik saat hujan turun. Hidangan tradisional ini biasanya disajikan dengan kuah santan hangat yang memiliki aroma pandan dan jahe.

Isinya cukup beragam, mulai dari potongan roti tawar, kacang hijau, mutiara, hingga bahan pelengkap lainnya. Perpaduan rasa gurih dan manis membuat angsle cocok dinikmati sebagai camilan sore.

Kamu bisa mencari penjual angsle di kawasan pusat kota atau sekitar tempat jajanan malam. Menikmati semangkuk angsle setelah berjalan-jalan tentu bisa menjadi pengalaman sederhana yang berkesan.

3. Ronde dengan Kuah Jahe yang Hangat

Saat udara Malang terasa semakin dingin, wedang ronde bisa menjadi teman bersantai yang pas. Minuman tradisional ini menggunakan kuah jahe dengan rasa manis dan aroma rempah yang khas.

Di dalamnya terdapat bola-bola ketan yang biasanya berisi kacang, dilengkapi kacang tanah dan bahan pelengkap lainnya. Tekstur ronde yang kenyal berpadu dengan kuah jahe hangat sehingga cocok dinikmati pada malam hari.

Kalau ingin berburu kuliner malam, kamu bisa mencari penjual ronde di kawasan Alun-Alun Malang atau pusat jajanan lainnya.

Ronde juga bisa menjadi pilihan setelah menikmati makan malam. Porsinya relatif cocok untuk camilan, terutama jika kamu masih ingin mencicipi makanan lain selama perjalanan.

4. Rawon dengan Kuah Gurih dan Kaya Rempah

Rawon menjadi pilihan menarik untuk kamu yang ingin menikmati hidangan berat saat cuaca dingin. Makanan ini menggunakan daging sapi dengan kuah berwarna gelap dari kluwek, yang memberikan karakter rasa khas.

Biasanya, rawon disajikan bersama nasi putih, tauge pendek, telur asin, sambal, dan kerupuk. Kombinasi tersebut membuat satu porsi rawon terasa lengkap untuk makan siang maupun makan malam.

Saat berada di Malang, kamu bisa mencari rumah makan rawon yang sesuai dengan lokasi perjalananmu. Perhatikan juga jam operasionalnya karena beberapa tempat makan memiliki waktu buka yang berbeda.

Kalau ingin menjelajahi kuliner lokal, cobalah mencari tempat makan yang sudah lama beroperasi dan memiliki ulasan pengunjung yang konsisten.

5. Cwie Mie Malang untuk Pilihan yang Lebih Ringan

Tidak semua kuliner hangat harus berupa makanan berkuah. Cwie mie Malang bisa menjadi alternatif kalau kamu ingin menikmati hidangan mi dengan cita rasa gurih.

Hidangan ini biasanya terdiri dari mi tipis, taburan ayam cincang, daun bawang, dan pelengkap seperti pangsit. Beberapa tempat menyajikannya bersama kuah terpisah yang bisa dinikmati ketika cuaca sedang dingin.

Cwie mie cocok untuk makan siang atau makan malam setelah mengunjungi berbagai tempat wisata. Kamu juga bisa membandingkan beberapa tempat makan untuk menemukan racikan mi yang paling sesuai dengan seleramu.

6. Jagung Bakar untuk Menemani Malam yang Dingin

Kalau ingin menikmati camilan sederhana, jagung bakar bisa masuk daftar kuliner saat musim hujan. Aroma jagung yang dipanggang dan bumbu gurihnya cocok disantap ketika udara mulai dingin.

Kamu bisa mencari penjual jagung bakar di kawasan wisata yang memiliki aktivitas kuliner malam. Namun, pilihan penjual dan jam operasional bisa berubah mengikuti cuaca, jadi sebaiknya periksa kondisi lokasi sebelum berangkat.

Jagung bakar juga praktis dinikmati sambil bersantai setelah seharian menjelajahi kota.

Tips Berburu Kuliner Malang saat Musim Hujan

Supaya wisata kulinermu tetap nyaman, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pilih lokasi yang berdekatan. Gabungkan beberapa tempat makan dalam satu kawasan agar tidak terlalu lama di perjalanan.
  • Periksa jam buka. Pastikan tempat makan yang dituju masih beroperasi sebelum berangkat.
  • Bawa payung atau jas hujan. Perlengkapan ini membantu saat harus berjalan dari kendaraan menuju tempat makan.
  • Siapkan uang tunai secukupnya. Beberapa pedagang kaki lima mungkin belum menyediakan pembayaran digital.
  • Sesuaikan porsi makanan. Dengan begitu, kamu masih punya kesempatan mencoba beberapa kuliner berbeda.

Nikmati Wisata Kuliner Malang meski Hujan

Berburu kuliner hangat di Malang saat musim hujan bisa menjadi cara menyenangkan untuk mengenal cita rasa lokal. Mulai dari bakso Malang, angsle, ronde, hingga rawon, setiap hidangan menawarkan pengalaman berbeda untuk menemani perjalananmu.

Agar lebih praktis, susun rute berdasarkan lokasi dan periksa jam operasional tempat makan sebelum berangkat. Dengan begitu, kamu bisa menikmati wisata kuliner dengan nyaman sekaligus menemukan hidangan favorit baru selama liburan di Malang.