in

Sejarah Ramen Jepang yang Mendunia hingga Indonesia

ramen

Semangkuk ramen mungkin terlihat sederhana, terdiri dari mi, kuah hangat, dan beberapa pelengkap. Namun, di balik rasanya yang khas, ada perjalanan panjang yang membuat ramen menjadi salah satu hidangan paling populer di dunia. Makanan ini bahkan sudah punya banyak penggemar di Indonesia, mulai dari restoran khusus ramen hingga mi instan dengan cita rasa khas Jepang.

Menariknya, ramen ternyata tidak sepenuhnya berasal dari Jepang. Hidangan ini memiliki pengaruh dari kuliner luar negeri sebelum akhirnya berkembang menjadi makanan dengan identitas tersendiri. Lantas, bagaimana sejarah ramen hingga bisa dikenal luas seperti sekarang?

Awal Mula Ramen di Jepang

Sejarah ramen bermula dari pengaruh hidangan mi asal Tiongkok yang masuk ke Jepang. Pada masa itu, para pendatang membawa kebiasaan menyantap mi dengan kuah yang kemudian mulai dikenal masyarakat setempat.

Salah satu catatan sejarah yang sering dikaitkan dengan awal perkembangan ramen adalah keberadaan hidangan mi yang disajikan kepada Tokugawa Mitsukuni, seorang penguasa wilayah Mito, pada abad ke-17. Meski begitu, bentuk ramen modern baru berkembang jauh setelah periode tersebut.

Memasuki akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, kawasan pelabuhan seperti Yokohama menjadi salah satu tempat berkembangnya kedai mi bergaya Tiongkok. Hidangan tersebut kemudian semakin populer karena mudah disajikan, mengenyangkan, dan memiliki harga yang relatif terjangkau.

Dari sinilah ramen mulai mendapatkan tempat di tengah masyarakat Jepang.

Perkembangan Ramen pada Abad ke-20

Popularitas ramen semakin meningkat setelah Perang Dunia II. Pada masa itu, bahan pangan seperti tepung terigu menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan makanan masyarakat.

Kedai ramen mulai bermunculan di berbagai kota. Setiap daerah kemudian mengembangkan racikan kuah, jenis mi, dan topping yang berbeda sesuai selera masyarakat setempat.

Beberapa perkembangan penting dalam sejarah ramen antara lain:

  • Tahun 1950-an: Kedai ramen semakin berkembang dan menjadi pilihan makanan praktis bagi masyarakat.
  • Tahun 1958: Momofuku Ando memperkenalkan mi instan pertama melalui produk Chicken Ramen.
  • Tahun 1971: Cup Noodles diperkenalkan, membuat mi instan semakin mudah dinikmati.
  • Tahun 1980-an hingga 1990-an: Ramen semakin dikenal sebagai bagian dari budaya kuliner Jepang dan mulai menarik perhatian masyarakat internasional.

Kehadiran mi instan juga punya peran besar dalam memperkenalkan cita rasa ramen kepada masyarakat di berbagai negara.

Jenis Ramen Jepang yang Populer

Ramen tidak hanya memiliki satu jenis kuah. Setiap daerah di Jepang punya ciri khas tersendiri, baik dari bahan kaldu maupun bumbu yang digunakan.

Berikut beberapa jenis ramen yang cukup populer:

Jenis Ramen Ciri Khas
Shoyu Ramen Kuah berbahan dasar kecap asin dengan rasa gurih dan sedikit ringan
Miso Ramen Menggunakan pasta miso sehingga menghasilkan rasa gurih yang lebih kuat
Shio Ramen Kuah berbumbu garam dengan cita rasa relatif ringan
Paitan Ramen Kuah putih pekat dan creamy yang terbuat dari rebusan tulang ayam

Selain jenis kuah tersebut, ada pula variasi ramen seperti Tsukemen. Berbeda dari ramen berkuah biasa, mi pada hidangan ini disajikan terpisah dan dicelupkan ke dalam kuah kental sebelum disantap.

Bagaimana Ramen Bisa Mendunia?

Perkembangan industri kuliner Jepang menjadi salah satu faktor yang membuat ramen semakin dikenal secara global. Restoran Jepang mulai hadir di berbagai negara, membawa menu ramen dengan resep yang disesuaikan dengan selera lokal.

Popularitas budaya Jepang melalui film, anime, dan acara televisi juga ikut memperkenalkan ramen kepada masyarakat internasional. Banyak orang yang penasaran mencoba hidangan ini setelah melihat karakter favorit mereka menyantap semangkuk ramen.

Selain itu, mi instan dengan berbagai varian rasa membuat ramen lebih mudah dijangkau. Kita tidak harus datang ke restoran khusus untuk menikmati mi dengan cita rasa ala Jepang.

Kini, ramen bisa ditemukan di berbagai negara dengan variasi yang terus berkembang. Ada restoran yang mempertahankan resep tradisional, sementara lainnya menghadirkan kreasi baru menggunakan bahan lokal.

Popularitas Ramen di Indonesia

Di Indonesia, ramen mulai semakin dikenal seiring berkembangnya restoran Jepang dan meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap kuliner Negeri Sakura.

Restoran ramen hadir di berbagai kota besar, mulai dari gerai sederhana hingga tempat makan dengan konsep yang lebih modern. Pilihan menunya pun beragam, seperti shoyu, miso, hingga ramen dengan kuah pedas yang disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.

Beberapa hal yang membuat ramen mudah diterima di Indonesia antara lain:

  • Pilihan rasa beragam: Ada kuah gurih, ringan, hingga pedas.
  • Topping bervariasi: Bisa dilengkapi telur, sayuran, irisan daging, dan rumput laut.
  • Mudah ditemukan: Restoran ramen tersedia di pusat perbelanjaan hingga kawasan kuliner.
  • Banyak pilihan harga: Pengunjung bisa memilih ramen sesuai anggaran.

Ramen, Kuliner Jepang dengan Perjalanan Panjang

Perjalanan ramen dari hidangan mi yang mendapat pengaruh luar negeri hingga menjadi ikon kuliner Jepang menunjukkan bagaimana makanan bisa berkembang mengikuti zaman. Setiap daerah menghadirkan ciri khasnya sendiri, membuat ramen memiliki banyak variasi yang menarik untuk dicoba.

Kini, ramen bukan hanya dikenal di Jepang, melainkan juga menjadi bagian dari tren kuliner global, termasuk di Indonesia. Jadi, saat menikmati semangkuk ramen, kamu sebenarnya sedang mencicipi hidangan dengan sejarah panjang dan perkembangan yang menarik.