in

8 Tanaman Hias Indoor yang Cocok Saat Musim Hujan

Tanaman Hias Indoor
Tanaman Hias Indoor, Foto: Safer Brands

Saat musim hujan, intensitas sinar matahari yang masuk ke rumah biasanya berkurang. Kondisi ini membuat beberapa tanaman yang diletakkan di luar ruangan lebih sulit mendapatkan cahaya optimal. Namun, bukan berarti kamu harus berhenti merawat tanaman. Ada banyak tanaman hias indoor yang tetap bisa tumbuh dengan baik meskipun cuaca sering mendung.

Selain mempercantik ruangan, tanaman hias indoor juga bisa membuat suasana rumah terasa lebih segar dan nyaman. Beberapa jenis tanaman bahkan tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering sehingga cocok untuk kondisi udara yang cenderung lembap saat musim hujan.

Kalau kamu sedang mencari tanaman untuk menghiasi kamar, ruang keluarga, atau meja kerja, berikut delapan pilihan yang bisa dipertimbangkan.

1. Lidah Mertua

Lidah mertua atau Sansevieria termasuk tanaman hias indoor yang cukup mudah dirawat. Daunnya tumbuh tegak dengan bentuk memanjang dan memiliki pola warna hijau, kuning, atau kombinasi keduanya.

Tanaman ini bisa beradaptasi dengan berbagai kondisi pencahayaan, termasuk area dengan cahaya tidak langsung. Penyiramannya juga tidak perlu terlalu sering karena lidah mertua mampu menyimpan air pada bagian daunnya.

Tips perawatan:

  • Letakkan di dekat jendela dengan cahaya tidak langsung.
  • Siram ketika media tanam sudah kering.
  • Gunakan pot dengan lubang drainase.
  • Hindari membiarkan air menggenang di dalam pot.

2. Sirih Gading

Kalau kamu menyukai tanaman dengan daun menjuntai, sirih gading bisa menjadi pilihan menarik. Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati dengan kombinasi warna hijau dan kuning yang membuat tampilannya terlihat segar.

Sirih gading cocok diletakkan di rak, meja, atau pot gantung. Tanaman ini juga cukup toleran terhadap kondisi cahaya rendah, meskipun pertumbuhannya bisa lebih lambat.

3. Monstera

Monstera deliciosa dikenal dengan bentuk daunnya yang besar dan memiliki lubang atau belahan alami. Tampilannya yang unik membuat tanaman ini sering digunakan sebagai dekorasi ruangan bergaya minimalis maupun tropis.

Saat musim hujan, monstera bisa diletakkan di dalam rumah dengan pencahayaan terang tidak langsung. Pastikan sirkulasi udara tetap baik karena kelembapan berlebih dapat meningkatkan risiko masalah pada daun dan akar.

4. Peace Lily

Peace lily memiliki daun hijau mengilap dan bunga berwarna putih yang terlihat elegan. Tanaman ini cocok untuk mempercantik ruang keluarga, kamar, atau sudut rumah yang mendapatkan cahaya tidak langsung.

Salah satu cirinya adalah daun yang mulai terkulai ketika membutuhkan air. Meski begitu, jangan menunggu tanaman terlalu layu sebelum menyiramnya.

Perlu diperhatikan, peace lily mengandung senyawa yang dapat menyebabkan iritasi jika tertelan. Letakkan tanaman ini jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

5. Paku Sarang Burung

Paku sarang burung atau Asplenium nidus memiliki daun lebar yang tumbuh melingkar dari bagian tengah. Bentuknya membuat tanaman ini terlihat rimbun dan cocok untuk menghadirkan nuansa alami di dalam rumah.

Tanaman ini menyukai kelembapan udara dan cahaya tidak langsung. Namun, media tanamnya tetap perlu memiliki drainase yang baik agar akar tidak terus-menerus terendam air.

6. Calathea

Calathea menjadi salah satu tanaman hias indoor yang menarik perhatian karena motif daunnya beragam. Ada jenis dengan corak garis, kombinasi hijau tua dan muda, hingga warna keunguan pada bagian bawah daun.

Tanaman ini menyukai tempat teduh dengan cahaya tidak langsung. Saat musim hujan, perhatikan kondisi media tanam karena penyiraman berlebihan dapat membuat akarnya mudah bermasalah.

7. Aglaonema

Aglaonema atau sri rezeki memiliki variasi warna daun yang cukup beragam, mulai dari hijau, merah muda, hingga kombinasi perak. Tanaman ini cocok untuk kamu yang ingin menghadirkan warna menarik tanpa harus menggunakan bunga.

Perawatannya relatif sederhana selama kebutuhan cahaya dan air terpenuhi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Letakkan di area dengan cahaya terang tidak langsung.
  • Siram ketika bagian atas media tanam mulai mengering.
  • Bersihkan daun dari debu secara berkala.
  • Pastikan pot tidak menampung air berlebihan.

Perlu diketahui, aglaonema mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi jika dikunyah atau tertelan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.

8. ZZ Plant

ZZ plant atau Zamioculcas zamiifolia punya daun tebal mengilap yang tumbuh pada batang tegak. Tanaman ini cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk merawat tanaman setiap hari.

ZZ plant cukup toleran terhadap cahaya rendah dan tidak membutuhkan banyak air. Bahkan, penyiraman terlalu sering justru bisa menyebabkan akar membusuk.

Tips Merawat Tanaman Indoor Saat Musim Hujan

Meskipun beberapa tanaman di atas cukup mudah dirawat, kondisi musim hujan tetap membutuhkan perhatian khusus. Udara lembap dan berkurangnya intensitas cahaya bisa memengaruhi pertumbuhan tanaman.

Agar tanaman tetap sehat, coba lakukan beberapa kebiasaan berikut:

  1. Kurangi frekuensi penyiraman: Periksa media tanam terlebih dahulu sebelum menambahkan air.
  2. Pastikan drainase pot baik: Lubang di bagian bawah pot membantu membuang kelebihan air.
  3. Manfaatkan cahaya alami: Letakkan tanaman dekat jendela yang mendapatkan cahaya tidak langsung.
  4. Jaga sirkulasi udara: Hindari menempatkan terlalu banyak tanaman dalam satu sudut tertutup.
  5. Periksa daun secara rutin: Segera pisahkan daun yang membusuk atau menunjukkan tanda penyakit.

Percantik Rumah dengan Tanaman Hias Indoor

Memilih tanaman hias indoor saat musim hujan tidak harus sulit. Lidah mertua, sirih gading, monstera, hingga ZZ plant bisa menjadi pilihan untuk mempercantik berbagai sudut rumah.

Kuncinya adalah menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi ruangan dan tidak berlebihan saat menyiram. Dengan perawatan yang tepat, rumah tetap bisa terlihat hijau, segar, dan nyaman meskipun cuaca di luar sering mendung.