in

Cara Mengatasi Lantai Licin di Rumah Saat Musim Hujan

Ilustrasi alat pel. Foto: Pixabay

Musim hujan sering membuat kondisi rumah berubah tanpa disadari. Air yang terbawa alas kaki, tetesan dari payung, hingga cipratan air dari halaman bisa membuat lantai menjadi basah. Sekilas terlihat sepele, tetapi lantai yang licin dapat meningkatkan risiko terpeleset, terutama saat kita sedang terburu-buru beraktivitas.

Supaya rumah tetap nyaman dan aman, kamu perlu mengetahui cara mengatasi lantai licin saat musim hujan. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, mulai dari memilih alat pembersih hingga mengatur area masuk rumah.

1. Segera Keringkan Lantai yang Terkena Air

Jangan membiarkan air menggenang terlalu lama di lantai. Selain membuat permukaannya licin, kondisi lembap juga bisa membuat lantai lebih sulit dibersihkan.

Gunakan kain pel kering, lap microfiber, atau alat penyerap air untuk membersihkan bagian yang basah. Perhatikan area yang sering terkena cipratan, seperti dekat pintu masuk, dapur, kamar mandi, dan teras.

Agar lebih praktis, kamu bisa menyiapkan beberapa perlengkapan berikut:

  • Kain pel: untuk menyerap air di area yang cukup luas.
  • Lap microfiber: cocok untuk mengeringkan genangan kecil.
  • Squeegee: membantu mendorong air menuju saluran pembuangan.
  • Ember: untuk menampung air saat membersihkan lantai.

Pastikan permukaan lantai benar-benar kering sebelum kembali digunakan.

2. Letakkan Keset di Area Pintu Masuk

Air hujan sering terbawa masuk melalui alas kaki. Karena itu, area pintu menjadi salah satu bagian rumah yang perlu mendapat perhatian lebih.

Letakkan keset penyerap air di depan pintu dan satu lagi di bagian dalam rumah. Dengan begitu, air dan kotoran yang menempel pada alas kaki bisa dikurangi sebelum menyebar ke ruangan lain.

Pilih keset dengan beberapa karakteristik berikut:

  • Memiliki daya serap air yang baik.
  • Bagian bawahnya tidak mudah bergeser.
  • Mudah dicuci dan cepat kering.
  • Ukurannya cukup untuk digunakan sebelum masuk rumah.

Jangan lupa membersihkan keset secara rutin. Keset yang terlalu basah justru bisa menjadi sumber kelembapan dan membuat area pintu semakin licin.

3. Gunakan Cairan Pembersih Sesuai Jenis Lantai

Tidak semua jenis lantai cocok dibersihkan menggunakan cairan yang sama. Penggunaan produk yang kurang tepat justru dapat meninggalkan lapisan residu sehingga permukaan terasa licin.

Untuk menghindarinya, perhatikan jenis material lantai di rumah:

Jenis Lantai Cara Membersihkan
Keramik Gunakan pembersih lantai sesuai petunjuk kemasan.
Granit Pilih pembersih khusus granit dan hindari bahan yang terlalu keras.
Marmer Gunakan cairan pembersih dengan pH netral.
Vinyl Bersihkan menggunakan pel lembap yang tidak terlalu basah.
Kayu Gunakan pembersih khusus kayu dan hindari genangan air.

Setelah mengepel, pastikan tidak ada sisa cairan pembersih yang tertinggal. Gunakan air secukupnya dan ikuti petunjuk pemakaian produk.

4. Perhatikan Area yang Sering Terkena Air

Ada beberapa bagian rumah yang lebih mudah licin saat musim hujan. Area tersebut biasanya memiliki aktivitas tinggi atau sering bersentuhan dengan air.

Beberapa area yang perlu diperiksa secara rutin antara lain:

  • Kamar mandi: pastikan saluran pembuangan tidak tersumbat dan lantai tidak menyisakan genangan.
  • Dapur: segera bersihkan tumpahan air, minyak, atau bahan makanan.
  • Teras: singkirkan genangan air dan daun yang menempel di permukaan lantai.
  • Garasi: periksa area yang sering dilewati kendaraan atau terkena air hujan.
  • Dekat pintu: pastikan tidak ada air yang terbawa masuk dari luar.

Dengan memperhatikan area tersebut, kamu bisa mencegah lantai licin sebelum menjadi masalah yang lebih besar.

5. Gunakan Alas Antiselip

Kalau ada bagian rumah yang memang sering basah, penggunaan alas antiselip bisa menjadi solusi tambahan. Alas ini membantu meningkatkan daya cengkeram kaki saat berpijak.

Kamu bisa meletakkannya di beberapa tempat, seperti depan kamar mandi, area cuci, atau dekat pintu belakang.

Pastikan alas antiselip memiliki bagian bawah yang kuat dan tidak mudah bergeser. Bersihkan bagian bawahnya secara berkala karena debu dan air yang menumpuk dapat mengurangi daya rekatnya.

6. Pastikan Sirkulasi Udara Berjalan Baik

Lantai yang sulit kering biasanya berkaitan dengan kondisi ruangan yang terlalu lembap dan minim sirkulasi udara. Hal ini sering terjadi ketika hujan turun sepanjang hari sehingga jendela dan pintu lebih sering tertutup.

Untuk membantu mempercepat pengeringan lantai, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Buka jendela saat hujan sudah reda dan kondisi luar memungkinkan.
  2. Nyalakan kipas angin untuk membantu mengalirkan udara.
  3. Hindari menumpuk barang di area lantai yang masih basah.
  4. Gunakan dehumidifier jika ruangan cenderung lembap.

Sirkulasi udara yang baik membantu mengurangi kelembapan sehingga lantai tidak terlalu lama berada dalam kondisi basah.

7. Pertimbangkan Lapisan Antiselip untuk Lantai Tertentu

Apabila lantai tetap licin meskipun sudah rutin dibersihkan, kamu bisa mempertimbangkan penggunaan lapisan atau produk antiselip. Produk ini tersedia dalam beberapa bentuk, seperti pelapis permukaan dan cairan khusus untuk material tertentu.

Sebelum menggunakannya, periksa kesesuaian produk dengan jenis lantai. Baca petunjuk pemakaian dan lakukan uji coba pada bagian kecil yang tidak terlalu terlihat. Untuk lantai dengan masalah serius, kamu juga bisa meminta bantuan tenaga profesional.

Jaga Lantai Rumah Tetap Aman Selama Musim Hujan

Mengatasi lantai licin saat musim hujan sebenarnya tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Kebiasaan sederhana seperti segera mengeringkan genangan, menggunakan keset, dan membersihkan lantai dengan produk yang tepat sudah membantu mengurangi risiko terpeleset.

Jangan lupa memeriksa area yang sering terkena air dan memastikan sirkulasi udara tetap baik. Dengan perawatan rutin, lantai rumah bisa tetap bersih, kering, dan nyaman digunakan meskipun hujan turun hampir setiap hari.