in

Empat Makanan Khas Sipirok Tapanuli Selatan

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki begitu banyak kebudayaan, kuliner, suku, dan juga wisatanya. Makanan atau sajian khas tradisional dari masing-masing daerah pun tak kalah beragam. Makanan khas daerah yang bakal dibahas kali ini adalah makanan khas Sipirok Tapanuli Selatan.

Kota Sipirok adalah salah satu kecamatan, sekaligus pusat pemerintahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Indonesia. Jarak kota Medan ke Sipirok sekitar 356 km, atau sekitar 8- 9 jam dengan transportasi darat ke arah selatan.

Ciri khas dari Kota Sipirok ini adalah suasana maupun hawanya yang sejuk karena berada di lembah gunung Sibualbuali (Pegunungan Bukit Barisan). Maka tidak heran banyak sumber air panas (aek milas / pemandian yang mengandung belerang) yang terletak di beberapa lokasi: Aek Milas Parandolok, Sosopan, Parau Sorat Parau Sorat, Sipirok, Tapanuli Selatan, Situmba dll.

Di antara ragam pesona yang ditawarkan itu, berikut daftar makanan khas Sipirok Tapanuli Selatan yang bisa Anda coba apabila tengah berkunjung ke Kota Sipirok:

Lappet

Makanan Khas Sipirok Tapanuli Selatan yang pertama adalah Lappet. Lappet adalah salah satu jenis jajanan tradisional yang banyak dijumpai hampir di semua kota di Sumatera Utara. Lappet sendiri terbuat dari tepung beras, kelapa, dan gula merah yang dibungkus memakai daun pisang lalu dikukus hingga matang.

Kue lappet juga menjadi jajanan atau makanan tradisional khas Batak yang berasal dari Tapanuli. Proses pembuatannya tidak begitu rumit, dimulai dari tepung beras, kelapa parut yang tidak terlalu tua. Setelah merata seluruh adonan yang dicampurkan, kemudian adonan dibungkus dengan daun pisang, lalu dikukus hingga matang, dan proses pembuatan kue ini hampir mirip dengan pembuatan kue ombus-ombus.

Arsik

Makanan Khas Sipirok Tapanuli Selatan yang wajib kamu coba selanjutnya adalah Arsik. Arsik adalah salah satu masakan kawasan Tapanuli yang populer. Masakan ini dikenal pula sebagai ikan mas bumbu kuning. Ikan mas adalah bahan utama, yang dalam pengolahannya tidak dibuang sama sekali sisiknya.

Arsik merupakan olahan ikan mas yang digoreng kering dan juga disiram dengan kuah pedas yang kaya akan rempah. Bumbu arsik mengandung beberapa komponen yang khas dari wilayah pegunungan Sumatera Utara, seperti kamuliman dan asam cikala (buah kecombrang), selain bumbu khas Nusantara yang umum, seperti lengkuas dan serai.

Bumbu-bumbu yang dihaluskan dilumuri pada tubuh ikan beberapa saat. Ikan kemudian dimasa dengan sedikit minyak dan api kecil hingga agak mengering. Selain ikan mas, bahan utama arsik sering juga memakai ikan laut seperti kembung dan kakap, dan bahkan daging juga bisa. Secara umum, bahan daging yang umum digunakan adalah daging babi.

Ombus-ombus

Kue ombus-ombus merupakan salah satu jenis jajanan tradisional yang ada di Sumatera utara. Kue ini terbuat dari tepung beras kaya gula merah yang dibungkus memakai daun pisang, lalu dikukus hingga matang. Kue ini begitu nikmat apalagi dimakan saat hangat yang membuat rasa khas kue ini begitu kuat terasa.

Kue ombus-ombus sebenarnya merupakan jajanan khas Batak yang berasal dari Siborongborong, Tapanuli Utara. Namun Kue ombus-ombus juga banyak ditemukan dan dibuat oleh warga Sipirok. Maka dari itu ombus-ombus juga menjadi salah satu makanan khas Sipirok Tapanuli Selatan.

Nama ombus-ombus itu mengacu pada upaya pembuatannya. Konon dibuat harus dengan tiupan atau hembusan. Tak jelas sejak kapan penganan ini mulai “membudaya”, tetapi pada acara seremonial adat Batak tertentu, biasanya lappet atau ombus-ombus tetap menjadi hidangan sela dan dibarengi kopi atau teh.

Ikan Bakar Sinyarnyar

Makanan Khas Sipirok Tapanuli Selatan keempat adalah ikan bakar sinyarnyar. Menu ikan bakar ini berbeda dengan sajian ikan bakar lain. Ada tambahan khusus berupa bumbu sinyarnyar atau yang disebut kamuliman. Salah satu jenis makanan khas dari Sipirok itu terlihat berminyak dengan bintik-bintik hitam sinyarnyar. Ikan mas digunakan sebagai bahan baku utama. Selain itu, ikan bakar sinyarnyar kerap disantap dengan sambal yang khas.

Article by