in

Minum Kopi Bisa Berisiko bagi Hormon Wanita

Minum Kopi. Foto: Thinkstock

Meminum kopi memang memiliki sejumlah manfaat, namun disamping itu ada beberapa bahaya minum kopi juga perlu diwaspadai. Ada beberapa hal yang bisa membuat asupan minuman berkafein ini malah merugikan kesehatan.

Meminum kopi bagi para wanita bisa menimbulkan risiko, utamanya terhadap hormon wanita. Hal itu disebabkan asupan kopi bisa mempengaruhi kondisi hormon wanita.

Risiko itu bisa timbul karena meminum terlalu banyak kopi setiap hari. Jumlah yang disarankan adalah maksimal dari empat cangkir kopi setiap hari.

Disarankan juga untuk meminum kopi dengan tambahan banyak gula. Sebab bukannya membuat tubuh berenergi, kebiasaan ini malah akan menimbulkan risiko kematian dini.

Bahaya minum kopi bisa dirasakan wanita telah diungkapkan pakar kesehatan Wendie Trubow, seperti dilansir Mind Body Green (18/3/20).

Alasan utamanya kopi berisiko, karena wanita memiliki kecenderungan memetabolisme kafein lebih lambat dibanding pria. Sama halnya ketika wanita minum minuman alkohol.

Tubuh wanita memang dirancang bisa menghemat sebanyak mungkin energi dari apapun yang dikonsumsi. Pada tubuh wanita, cairan juga akan tertahan lebih lama dan proses metabolisme bahan kimia jauh lebih lambat.

Saat wanita mengomsumsi kopi dalam kondisi perut kosong atau bahkan ketika mereka minum terlalu banyak kopi, efek negatif usai meminumnya akan lebih terasa. Misalnya perasaan berdebar, gelisah, atau sulit tidur pada malam hari.

Bahaya minum kopi untuk wanita juga menyangkut masalah hormonal. Hal ini terjadi saat wanita meminum kopi dengan tambahan gula, krim, atau pemanis lainnya.

Penambahan gula akan menyebabkan kondisi lonjakan gula darah. Selain itu, kafein bisa membuat tubuh wanita memproduksi kortisol lebih banyak.

Hormon kortisol sebenarnya baik bagi kesehatan karena bisa mengatur tekanan darah dan kadar gula darah, namun jika jumlah kortisol terlalu tinggi maka akan mempengaruhi kemampuan tubuh wanita dalam mengatur inflamasi.

Pada malam hari, besar kemungkinan wanita tidak bisa tidur karena kafein bisa bertahan di dalam tubuh selama 24 jam. Hal ini berarti asupan kopi pada pagi hari masih bisa terasa efeknya pada malam hari.

Kualitas tidur yang buruk ini menimbulkan beberapa dampak negatif lain. Seperti, wanita bisa bangun tidur dalam kondisi lesu atau tidak segar.

Bahkan, kurang tidur menimbulkan produksi hormon sehat yang sedikit. Makanya, wanita yang alami Polycystic ovary syndrome( PCOS) atau gangguan hormon pada masa produktif, fibroid, atau endometriosis disarankan untuk mengurangi atau tidak minum kopi sama sekali.

Article by

Haluan Logo