in

Syarat Lengkap yang Harus Dipenuhi Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Presiden Joko Widodo saat menerima suntik vaksin Sinovac, 13 Januari 2021. Foto: Istana Presiden

Vaksinasi Covid-19 telah berlangsung di Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang disuntik vaksin buatan Sinovac tersebut pada Rabu, Rabu, 13 Januari 2021.

Proses vaksin dimulai setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Covid-19.

Seluruh warga Indonesia diharapkan bisa menerima vaksin untuk mengatasi pandemi Covid-19. Untuk mendapatkan vaksinasi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Beberapa syarat diantaranya adalah, berusia dibawah 65 tahun dan tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. Kondisi tubuh juga harus dijaga tetap sehat atau tidak sedang sakit.

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit nomor HK.02.02/4/4/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, berikut syarat lengkap kondisi tubuh sebelum vaksinasi:

  1. Tidak pernah terpapar Covid-19.
  2. Suhu tubuh penerima harus berada di bawah 37,5 derajat celcius. Jika lebih dari itu maka orang dianggap sedang demam dan pemberian vaksin harus ditunda. Penundaan dilakukan hingga pasien sembuh dan terbukti tidak menderita Covid-19.
  3. Tekanan darah harus di bawah 140/90 mmHg. Jika lebih maka vaksin Covid-19 tidak diberikan.
  4. Tidak dalam kondisi sedang hamil, menyusui, mengidap gejala ISPA dalam tujuh hari terakhir, memiliki riwayat alergi berat, penyakit ginjal, rematik, sakit saluran pencernaan kronis maka vaksinasi tidak diberikan.
  5. Bagi penderita diabetes melitus DM tipe 2 terkontrol dan HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5 persen, vaksin tak dapat diberikan.
  6. Tidak memiliki penyakit paru yakni asma dan TBC. Pasien TBC dalam pengobatan bisa saja diberikan vaksinasi, namunminimal setelah dua minggu mendapat obat anti Tuberkulosis.
  7. Tidak menderita penyakit HIV. Jika menderita HIV, tanyakan terlebih dahulu angka CD4-nya. Bila CD4 <200 atau tidak diketahui maka vaksinasi tidak bisa diberikan.

Article by

Haluan Logo