in

Manfaat Latihan di Lintasan Motocross, Pilihan Para Pebalap MotoGP

Ilustrasi latihan di lintasan motocross. Foto: Antara

Beragam latihan yang bisa dilakukan oleh pebalap MotoGP. Di antaranya, latihan dengan motor motocross.

Latihan di atas lintasan motocross mengharuskan lompatan yang tinggi. Ini tentu sangat berbahaya untuk pebalap. Bakan, tak jarang pebalap mengalami cedera akibat latihan dengan motor motocross.

Meski berbahaya, pebalap MotoGP tetap memilihnya untuk latihan. Valentino Rossi misalnya, harus melewatkan kesempatan balapan di MotoGP beberapa kali karena mengalami cedera akibat latihan di lintasan motocross. Bukan hanya cedera ringan, tapi ia pernah sampai patah tulang.

“Saya selalu mengendarai motocross setelah 2010, karena saya suka. Saya sangat menikmatinya. Saya pikir ini adalah latihan yang paling bagus untuk fisik dan mental,” kata Rossi, dikutip dari Motomatters.com, Senin (18/1/2021).

Selain Rossi, banyak pula pebalap MotoGP lainnya yang mengandalkan motor motocross sebagai salah satu menu latihannya, seperti Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Jack Miller, dan lainnya.

Para pebalap mengakui bahwa berlatih di lintasan motocross itu berbahaya dan penuh resiko. Namun, di balik itu ada banyak manfaat yang bisa diterapkan di lintasan aspal dari latihan tersebut.

“Metode latihan motocross telah terbukti menyumbangkan banyak sekali dampak positif untuk kami,” ungkap Marquez, dikutip dari Speedweek.com.

Berikut empat manfaat latihan di lintasan motocross bagi para pebalap MotoGP yang bersaing di lintasan aspal:

  1. Meningkatkan Kekuatan Tubuh

Tak mudah untuk menjinakkan motor dan lintasan motocross. Para pebalap mesti bisa bermanuver, lompat tinggi, dan memacu motor trail yang tinggi tersebut.

Tiap bagian tubuh benar-benar harus dimaksimalkan, mulai dari bahu, otot lengan, paha depan, paha belakang dan otot-otot kaki. Tentu sangat berbeda dengan balapan di lintasan aspal yang tidak terlalu menuntut fisik sekeras motocross.

  1. Meningkatkan Keseimbangan Pebalap

Latihan motocross juga dapat meningkatkan keseimbangan. Sebab melaju di lintasan tanah, pasir, atau berlumpur, tentu lebih licin daripada lintasan aspal. Hal ini membuat fokus pebalap akan terlatih untuk membuat motor tidak terjatuh.

Manfaat ini dapat dirasakan para pebalap saat mengerem, menikung, atau balapan di lintasan yang basah karena hujan.

  1. Meningkatkan dan Menjaga Ketahanan Tubuh

Balapan di MotoGP bisa berlangsung sampai 40 menit lebih. Selama itu, pebalap harus fokus dan kuat menahan beban saat pengereman atau akselerasi. Berlatih di lintasan motocross adalah cara yang bagus untuk menjaga daya tahan pebalap.

  1. Menstimulasi Otak

Saat balapan, bukan hanya kecepatan motor yang menjadi penentu kemenangan. Melainkan, kemampuan pebalap dalam mengatur strategi juga perlu. Hal ini bisa didapatkan saat latihan motocross, di mana pebalap harus bisa memilih jalur mana yang terbaik, mengatur buka-tutup gas dan lainnya.

  1. Membentuk Postur Tubuh

Postur tubuh atau riding position sangat berpengaruh terhadap pebalap MotoGP. Ini memengaruhi bagaimana gaya berkendara. Gaya berkendara yang tepat akan membuat pebalap mampu mengeluarkan potensi maksimal dari motor.

Latihan motocross dapat memberikan postur tubuh yang baik. Kondisi lintasan off road menuntut pebalap untuk menyesuaikan posisi duduk, posisi saat berdiri di atas motor, hingga posisi badan ketika berbelok untuk melatih fleksibilitas atau ketangkasan tubuh.

Article by

Haluan Logo