in

36 Tahun, Mental Juara Cristiano Ronaldo Masih Subur

Cristiano Ronaldo atau dijuluki CR7 masih belum menunjukkan tanda-tanda menurun dalam kariernya hingga di usianya yang 36 tahun. Performa Ronaldo saat ini masih sama seperti 10 tahun lalu atau tahun 2011.

Pria kelahiran 5 Februari 1985 ini masih bertenaga, bermental juara, dan yang pasti rajin rajin mencetak gol. Ketiga hal itu konsisten ditunjukkan CR7 meski usianya terus menua. Kiprah CR7 bersama Juventus sejak awal musim ini menjadi definisi yang tepat untuk tiga hal di atas.

Dilansir berbagai sumber, Jumat (5/2/2021), Ronaldo sudah berlaga sebanyak 26 kali dari 29 permainan yang dilakoni Juventus di semua kompetisi. Itu berarti, Ronaldo hanya absen pada tiga pertandingan. Ronaldo mengoleksi menit bermain sebanyak 1.920 menit dari 26 laga tersebut.

Menit bermain yang dilakoni Ronaldo itu jadi yang terbanyak ketiga di skuad Juventus. Ia hanya kalah dari dua pemain belakang Juventus yaitu Danilo dengan 2.221 menit dan Leonardo Bonucci dengan 2.035 menit.

Catatan durasi berlaga itu membuktikan kebugaran Ronaldo yang luar biasa meski sudah melewati usia emas pesepak bola. Ronaldo sekaligus berstatus pencetak gol terbanyak tim hingga awal Februari 2021.

Ronaldo sudah mengemas 22 gol untuk semua kompetisi. Koleksi gol mantan pemain Manchester United dan Real Madrid ini melebihi sembilan gol dari Alvaro Morata yang berada di posisi kedua.

Mental pemenang CR7 juga ditampilkan saat Juventus mengalahkan Inter Milan di leg pertama semifinal Coppa Italia, Rabu (3/2). Tak puas dengan dua gol ke gawang La Beneamata, pengoleksi lima gelar Ballon d’Or itu marah karena digantikan oleh Andrea Pirlo dikala berpeluang mencetak hattrick.

Kemarahan ini menunjukkan rasa lapar Ronaldo sebagai sang juara. Ia memang tak pernah puas dalam hal apapun. Ronaldo selalu meminta lebih kepada pelatih, rekan-rekan setimnya, termasuk dirinya sendiri.

Mental juara itu pula yang bisa membuat Ronaldo bisa melakukan pencapaian besar dalam kariernya. Mental juara yang membuat anak kecil dari Madeira, Portugal bisa menggapai mimpinya menaklukkan sepak bola dunia.

Ronalodo tak hanya bermodal talenta tetapi juga investasi berupa etos kerja tidak kenal lelah di setiap sesi latihan. Etos kerja yang membuat seorang pemuda yang semula hanya dikenal karena tendangannya yang begitu mempesona bertransformasi menjadi mesin gol berbahaya buat tim manapun.

Ia tidak serta-merta muncul dengan bakat spesial seperti rivalnya Lionel Messi atau mendiang Diego Armando Maradona. Untuk sukses, Ronaldo menaklukkan berbagai rintangan termasuk melawan istilah mustahil.

Bagi CR7,  tak ada yang mustahil untuk mengejar mimpi jadi pesepak bola terbaik dunia. Mimpi-mimpi itu akhirnya bisa diwujudkan dengan meraih banyak gelar di timnas Portugal hingga memecahkan berbagai rekor.

Ronaldo kini telah resmi menjadi pemain tersubur sepanjang sejarah. Rekor itu dibuat Ronaldo saat Juventus mengalahkan Napoli 2-0 di Piala Super Italia pada 21 Januari 2021.

CR7 mencetak satu gol lagi di laga tersebut. Tambahan gol itu mencukupkan 760 gol sejak melakoni debut profesional bersama Sporting Lisbon, sejak 18 tahun lalu. Itu juga berarti, Ronaldo melewati rekor Josef Bican yang puluhan tahun menjadi pemain tersubur dengan 759 gol.

Tak berhenti sampai di sini, di usianya yang sudah 36 tahun, Ronaldo belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Pemain yang mengantarkan timnas Portugal juara Piala Eropa 2016 itu pun belum pernah melontarkan rencana untuk pensiun dalam waktu dekat ini.

Article by

Haluan Logo