in

Beda Tahu Sutra dan Tahu Biasa, Pembuatan hingga Tekstur

Ilustrasi tahu sutra sisa. Foto: Dok. Pixabay

Tahu menjadi salah satu makanan yang banyak disukai, utamanya bagi masyarakat Indonesia. Tahu memiliki beberapa jenis, di antaranya adalah tahu biasa dan tahu sutra.

Meskiipun terlihat mirip, namun tahu sutra dan tahu biasa memiliki perbedaan. Salah satu bedanya bisa diketahui jika diamati dan diraba lebih jeli, tahu sutra cenderung lebih lembut dibandingkan tahu biasa.

Selain itu, masih ada beberapa perbedaan antara tahu sutra dan tahu biasa. Dikutio dari The Spruce Eats, The Kitchn, dan Serious Eats. Berikut perbedaan kedua tahu tersebut:

  1. Proses pembuatan

Bahan tahu biasa maupun tahu sutra sama-sama dari kacang kedelai. Hanya saja, proses pembuatannya berbeda.

Tahu biasa umumnya dibuat dengan cara memeras susu dari kacang kedelai kemudian dipadatkan menggunakan bahan penggumpal.  Beberapa bahan penggumpal yang umum digunakan seperti asam asetat dan GDL (Glucona Delta Lactone), merupakan cairan dari sisa pembuatan tahu sebelumnya.

Untuk proses pembuatan tahu sutra tidak memerlukan pengepresan kedelai. Namun susu kedelai justru dipadatkan pada tahap dan wadah terakhir. Bahkan, bahan penggumpal yang digunakan untuk membuat tahu sutra sangatlah rendah, yakni berkisar 0,2-0,3 dari jumlah susu kedelainya.

  1. Cara mengolahnya

Dikutip dari laman The Spruce Eats, tahu sutra dan tahu biasa bisa diolah menjadi beragam hidangan. Namun, tahu biasa bisa dimasak menjadi gorengan, tumisan, atau sup karena teksturnya lebih padat. Selain itu, bisa dipanggang atau dihancurkan untuk membuat orak-arik, perkedel, maupun pepes.

Sementara tahu sutra, bisa digunakan untuk campuran makanan seperti dessert, puding, saus salad, maupun smoothies. Tahu sutra pun bisa digoreng, ditumis ataupun dijadikan sup. Namun perlu berhati-hati saat mengolahnya karena teksturnya yang lembut dan mudah hancur.

  1. Kandungan air dalam tahu biasa dan tahu sutra

Tahu biasa memiliki kandungan air yang lebih sedikit, sedangkan tahu sutra memiliki kandungan air yang lebih tinggi. Kandungan air dalam tahu sutra pun bisa berbeda tergantung seberapa banyak protein kedelainya, seperti dikutip dari Serious Eats.

Biasanya tahu sutra yang dijajakan di pasaran diberi label lembut, keras, atau ekstra keras untuk membedakan tekstur, air, dan kandungan proteinnya.

  1. Tekstur tahu biasa dan tahu sutra

Tekstur tahu biasa dan tahu sutra akan terasa berbeda utamanya bila diraba. Tahu sutra pada umumnya memiliki tekstur yang lebih lembut dibanding tahu biasa.

Meski begitu, kedua tahu ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tahu sutra yang lembut  mudah hancur dan pecah saat diolah.  Sedangkan tahu biasa tidak mudah pecah atau hancur karena teksturnya lebih padat.

Article by

Haluan Logo