in

Tiga Kesalahan Sebabkan Penggunaan Masker Jadi Sia-sia

Menggunakan masker dengan benar menjadi salah satu cara mencegah Covid-19. Foto: Freepik

Meskipun vaksinasi Covid-19 sudah digencarkan, namun masyarakat tetap dianjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker.

Mengenakan masker utamanya ketika beraktivitas di luar rumah dan melakukan interaksi tatap muka. Namun, cara penggunaan masker yang benar tampak masih banyak orang yang belum mengetahuinya.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan cara menggunakan masker yang benar. Menurutnya, tidak semua jenis masker aman digunakan dobel.

“Jangan gabungkan 2 masker medis secara bersamaan sebab masker medis tidak dirancang untuk bisa digunakan dua lapis secara bersamaan karena tidak meningkatkan kemampuan filtrasi dan kesesuaian masker,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Prof Wiku menyebut, masker KN95 tidak boleh didobel dengan jenis masker lainnya, termasuk masker medis. Jika mau mendobel masker medis, disarankan untuk menggunakan masker berbahan kain.

Adapun beberapa kesalahan penggunaan yang bisa menyebabkan fungsi masker terganggu yakni:

  1. Mencopot masker dengan tangan kotor

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah menyentuh masker, termasuk ketika melepasnya.

Alasannya, permukaan luar masker berisiko terpapar partikel virus, termasuk virus Corona penyebab Covid-19. Sebab rawan tangan menyentuh masker kemudian tak sengaja menyentuh area wajah.

  1. Menggunakan masker yang sudah jelek

Masker yang terlihat masih bersih atau masker yang kusut dan sudah digunakan beberapa kali lalu dikenakan kembali akan sia-sia. Sebab masker tersebut bisa saja sudah terpapar virus dan tak lagi aman dikenakan.

WHO pun menganjurkan untuk tidak memakai kembali masker yang sudah rusak dan digunakan berkali-kali.

  1. Masker tak menutupi hidung, mulut, dan dagu

Mengenakan masker memang membuat tak nyaman berbicara. Kondisi ini bisa saja membuat refleks menurunkan masker.

Bisa juga karena terburu-buru mengenakannya dan tak sempat membenarkan posisi masker, hal ini menyebabkan area dagu tak tertutup, atau tali masker menyilang saat dicantolkan ke telinga.

“Letakkan masker di wajah Anda menutupi hidung, mulut, dan dagu. Pastikan tidak ada celah di antara wajah dan masker. Tempatkan tali pengikat di bagian belakang kepala atau telinga. Jangan menyilangkan tali sebab bisa menimbulkan celah,” dilansir laman WHO.

Article by

Haluan Logo