in

Studi Ungkap Perubahan Iklim Picu Pergeseran Poros Bumi, Ubah Waktu

Ilustrasi. Foto: NASA

Sebuah studi mengungkap perubahan iklim telah membuat pergeseran poros Bumi. Perubahan iklim meningkatkan pencairan gletser di daerah kutub selama beberapa dekade.

Hasil studi terkait telah diterbitkan dalam jurnal Geophysical Research Letters tahun 2021. Studi menyebutkan bahwa banyaknya redistribusi air menyebabkan lokasi kutub utara dan selatan bergeser ke timur sejak pertengahan 1990-an.

Peneliti menyebut poros bumi mulai bergeser secara drastis pada 1995 sehingga arah pergeseran kutub tersebut berubah dan menjadi sangat cepat. Es yang mencair mengubah bagaimana berat bumi didistribusikan.

Sebelum pertengahan 1990-an, data satelit menunjukkan kutub bergerak perlahan ke selatan. Tapi kemudian berbelok ke kiri dan mulai bergeser ke timur dengan kecepatan yang dipercepat, bergerak sekitar sepersepuluh inci per tahun.

Dilansir Business Insider, Greenland telah kehilangan lebih dari 4,2 triliun ton es sejak 1992, yang menaikkan permukaan laut global 0,4 inci. Tingkat pencairan itu meningkat tujuh kali lipat, dari 36 miliar ton per tahun pada 1990-an menjadi 280 miliar ton per tahun dalam dekade terakhir.

Pencairan gletser Antartika juga disebut semakin cepat pada 1980-an. Antartika kehilangan 40 miliar ton es setiap tahun. Dalam satu dekade terakhir, angka tersebut melonjak hingga rata-rata 252 miliar ton per tahun.

Sumbu rotasi bumi tidak lurus ke atas dan ke bawah seperti sumbu Merkurius atau Jupiter. Sebaliknya, sumbu Bumi miring dengan sudut 23,5 derajat.

Itulah mengapa belahan bumi utara dan selatan mendapatkan jumlah sinar matahari yang berbeda-beda pada waktu yang berbeda sepanjang tahun, itulah juga sebabnya Bumi memiliki musim.

Perubahan poros bumi baru-baru ini diklaim tidak akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia, tetapi itu bisa sedikit mengubah waktu dalam satu hari.

Bumi membutuhkan waktu kurang dari 24 jam untuk menyelesaikan satu rotasi. Tetapi perubahan poros dapat menambahkan milidetik ke waktu putaran itu, membuat satu hari sedikit lebih lama.

Article by

Haluan Logo