in

Antonio Conte Mengerek Inter Milan ke Level yang Lebih Tinggi

Legenda AC Milan yakni Andriy Shevchenko, melayangkan apresiasi pada keberhasilan Antonio Conte membawa Inter Milan meraih Scudetto tahun ini. Ia menilai Conte mampu membawa Nerazzurri naik level.

Inter baru saja menyabet gelar juara Liga Italia 2020/2021. Kepastian tersebut didapat usai saingan terdekat mereka, yakni Atalanta, hanya bermain imbang 1-1 di markas Sassuolo, Mapei Stadium, pada Minggu, 2 Mei 2021.

Dengan empat laga tersisa, Inter yang kukuh di puncak klasemen dengan 82 poin sudah tak mungkin terkejar oleh La Dea yang menorehkan 69 angka. Pasalnya, poin maksimal Atalanta di musim ini cuma menyentuh 81 poin jika memang itupun menang terus di laga sisa.

Gelar scudetto musim ini merupakan gelar ke-19 bagi Inter atau yang pertama dalam 11 tahun. Terakhir kali, Inter Milan menjadi juara Serie A adalah pada musim 2009/2010.

Keberhasilan Inter mengakhiri puasa gelar Liga Italia ini tak lepas dari sentuhan tangan dingin sang pelatih mereka Antonio Conte. Mantan manajer Chelsea ini hanya butuh waktu dua tahun untuk membawa Inter Milan merengkuh scudetto sejak merapat ke Giuseppe Meazza pada tahun 2019.

Kemampuan Conte dalam menempa Inter menjadi tim juara ini bahkan mendapat pujian dari legenda AC Milan Andriy Shevchenko. Meski Shevchenko sebenarnya tak rela Inter juara karena hatinya masih tertambat untuk Rossoneri, namun apresiasi melangit ia layangkan untuk Conte.

Shevchenko menyebut Conte mampu menularkan semangat dan rasa hausnya akan gelar kepada skuad Inter. Shevchenko yang kini melatih timnas Ukraina tersebut juga menilai Conte mampu menaikan level Inter ke tingkat yang lebih tinggi.

“Saya tidak bahagia sebagai seorang Milanista melihat Inter juara, tetapi Inter melakukannya dengan baik,” ujar Shevchenko kepada Radio24. “Inter menjalani musim yang baik, terutama dalam menunjukkan rasa lapar akan gelar dan semangat yang dimiliki Conte. Saya tahu dan menghargainya.”

“Dia mencoba untuk membawa tim ke level berikutnya dan dia berhasil,” tutup legenda yang kerap disebut Sheva itu.

Article by

Haluan Logo