in

Apa yang Membedakan Marquez dengan Pebalap Moto GP Lain

Mantan pebalap MotoGP Jorge Lorenzo mengatakan, Marc Marquez tetap rider terbaik di lintasan saat ini. Marquez punya karakter tak dimiliki para pebalap lainnya.

Pebalap Repsol Honda itu sedang berusaha kembali ke performa terbaiknya setelah absen sangat lama akibat cedera. Memulai musim 2021 dari seri ketiga di Portimao, Marquez awal comeback yang sulit.

Baru 16 poin yang bisa dikumpulkan Marquez dalam lima balapan yang diikutinya. Juara dunia delapan itu bahkan gagal finis tiga kali beruntun di Le Mans, Mugello, dan terakhir di Catalunya.

Kendati demikian, Marquez memperlihatkan performa yang menjanjikan terutama pada balapan di Montmelo, akhir pekan lalu. Pebalap Spanyol itu mampu merangsek ke rombongan depan meski start dari urutan 13. Sekalipun Marquez kemudian jatuh dan tak mampu menuntaskan balapan.

“Kurasa Marc Marquez adalah pebalap terbaik di grid, seorang monster di banyak hal, dia sulit dilawan seperti dengan Fabio Quartararo sekarang, tapi tentunya ketika dia sudah pulih dari cedera dia akan menunjukkannya lagi,” urai Lorenzo di akun TikTok-nya, yang dikutip GPOne.

“Perbedaan di antara Marquez dengan pebalap-pebalap lainnya itu adalah Marc tidak pernah menyerah di balapan apapun, tidak peduli bagaimana situasi yang sedang dihadapinya. Jadi mungkin dia adalah rival yang paling sulit,” kata juara dunia MotoGP tiga kali itu.

Atas hasil buruk yang dia peroleh, pebalap berusia 28 tahun itu enggan terus-menerus berdalih karena lengannya yang memang belum 100 persen. Marquez mengakui, ada yang hilang dari performanya.

“Kita telah sampai pada titik di mana kami berhenti berbicara tentang lengan saya. Kita berbicara soal motor dan di situlah yang perlu saya tingkatkan. Saya tak bisa balapan di level saya saat ini, tapi saya belum kehilangan kecepatan dasar dan semangat juang saya. Namun, saya tahu bahwa saya telah kehilangan sedikit performa saya,” Marc Marquez mengatakan usai balapan di Mugello.

Article by

Haluan Logo