in

Alasan Burung Peliharaan Berkicau Tanpa Henti

Ilustrasi. Burung Macaw

Sama dengan hewan peliharaan lainnya, burung yang dipelihara akan memberikan sinyal atau perilaku ketika mereka mengalami sesuatu, salah satunya burung berkicau tanpa henti.

Jika burung peliharaan Anda berkicau tanpa henti, itu mungkin karena ada sesuatu yang membuatnya merasa tidak nyaman, apakah suhu dingin atau suara lalu lintas jalan yang terus-menerus datang dari luar, sebagaimana dikutip dari The Nest, Jumat (8/10/2021).

Beberapa pemilik burung memilih untuk meredakan kegelisahan hewan peliharaan mereka dengan menutupi kandang mereka, seringkali dalam semalam.

Ada beberapa penyebab burung peliharaan berkicau terus-menerus di malam hari, yakni sebagai berikut:

  1. Membutuhkan kenyamanan

Penutup sangkar burung seringkali efektif untuk menjaga hewan peliharaan Anda tetap hangat dan nyaman. Sering kali pemilik burung akan menutup sangkarnya ketika malam hari agar mereka tidak berkicau terus menerus.

Jika Anda tidak memiliki penutup yang dibuat khusus untuk sangkar burung, sprei, handuk, atau selimut tipis juga dapat menyelesaikannya.

Jika Anda tidak yakin tentang apa yang harus digunakan untuk penutup kandang, konsultasikan dengan dokter hewan untuk persetujuannya – atau untuk saran lebih lanjut.

  1. Cahaya terlalu intens

Jika seekor burung berhenti berkicau setelah kandangnya tertutup, itu juga bisa terkait dengan pencahayaan yang intens yang mengalir ke lingkungan tempat tinggalnya.

Jika cahaya yang tidak nyaman dari jendela ruang tamu yang terlalu intens akan menyebabkan burung tidak akan bisa nyaman. Sehingga, letakkan sangkarnya jauh dari cahaya atau menutupi dengan kain.

  1. Kebisingan

Kebisingan yang berlebihan dapat menyebabkan burung merasa takut dan terganggu dan membuatnya berkicau.

Apabila seekor burung ketakutan, gugup, dan sendirian di kandangnya pada malam hari, Anda mungkin dapat menenangkannya dengan menggunakan penutup untuk meredam semua suara luar yang tidak diinginkan dan mengganggu, baik binatang lain, mobil atau badai petir.

Article by

Haluan Logo