in

Tips Pensiun Dini Tanpa Terkendala Finansial

Ilustrasi dana pensiun. Foto: Ist.

Masa kini banyak orang yang bekerja hanya untuk mendapatkan dana pensiun. Bahkan ada pula komunitas yang memiliki pemikiran untuk segera mengambil pensiun.

Melansir dari laman KBBI daring, pensiun didefinisikan sebagai masa di mana seseorang sudah tak bekerja lagi karena masa tugasnya sudah selesai. Beberapa orang tak menerima tunjangan pensiun sehingga harus mempersiapkannya sendiri, namun ada pula yang masih meneruma tunjangan setiap bulan seperti ketika bekerja, misalnya saja para PNS.

Melihat dari Undang-undang No.43 Tahun 1999 Pasal 10, pensiun merupakan jaminan hari tua dan sebagai penghargaan atas jasa-jasa pegawai negeri selama bekerja di dinas pemerintah.

Bicara soal pensiun, beberapa tahun terakhir generasi milenial mulai memikirkan untuk pensiun lebih cepat sebelum memasuki usia 40 tahun. Gerakan semacam ini disebut dengan Financial Independent Reitre Early (FIRE).

Menurut seorang financial planner, Annisa Steviani, FIRE sendiri datang pada pemikiran orang-orang yang ingin cepat pensiun.

“FIRE atau Financial Independent Retire Early ini sebetulnya datang dari orang-orang yang ingin secepatnya pensiun ya. Ingin bekerja tanpa dikejar-kejar rasa ‘harus’,” jelas Annisa dikutip dari HaiBunda, Jumat (8/10/2021).

Annisa juga menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki pemikiran FIRE adalah orang yang kebutuhan sehari-harinya sudah tertutupi dengan pemasukan pasif. Dengan begitu, mereka tidak memiliki beban ketika terpaksa harus keluar dari pekerjaan.

“Maunya bekerja karena untuk aktualisasi diri saja, sebetulnya uang untuk sehari-hari sudah tertutupi dari passive income,” kata Annisa.

“Jadi ketika dihadapkan dengan bos atau kantor toxic, bisa resign kapan saja tanpa ada beban harus memikirkan tagihan dibayar pakai apa bulan depan,” sambungnya kemudian.

Sama seperti orang yang pensiun pada umumnya, orang yang memiliki pemikiran FIRE juga memiliki target jumlah uang yang harus terkumpul. Target ini adalah mencapai passive income untuk bisa menghidupi kehidupan sehari-hari.

“Seperti orang pensiun pada umumnya, tentu ada target. Targetnya adalah mencapai passive income yang bisa menghidupi sehari-hari,” katanya.

Gerakan FIRE ini tentu berhubungan dengan kebebasan finansial. Wanita yang akrab disapa Ica ini pun memberikan beberapa tips agar bisa mendapatkan kebebasan finansial, yakni sebagai berikut:

  1. Naikkan earning power

Menurut Ica, seseorang bisa mencapai kebebasan finansial saat earning power dirinya terbilang mahal dan sesuai dengan pekerjaan yang dikerjakan. Dengan begitu, banyaknya uang yang didapatkan bisa ditabung.

“Naikkan earning power kamu. Gimana caranya agar kamu dibayar mahal untuk pekerjaanmu. Dengan demikian, semakin tinggi juga uang yang bisa kamu tabung,” kata Ica.

  1. Belajar investasi dan reinvestasi

Kegiatan investasi juga perlu dilakukan oleh orang yang ingin mencapai kebebasan secara finansial. Saat menanamkan modal dengan jumlah yang besar, maka Bunda bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

“Modal sudah besar, diinvestasikan sehingga bisa memaksimalkan uang yang kamu punya. Return-nya, kamu investasikan lagi sehingga uangnya jadi tergulung dan bisa mendapat hasil lebih besar,” tuturnya.

  1. Jangan serakah

Menurut Ica, keserakahan dan hasil yang instan tak pernah ada dalam kebebasan finansial. Karena itu, tak boleh tergoda dengan investasi bodong yang menjanjikan hasil yang besar.

“Jangan serakah dan jangan mau hasil instan karena kamu bukan mie rebus. Semua perlu waktu dan usaha. Jangan mudah tergoda iming-iming hasil investasi besar karena bisa jadi kamu malah tertipu investasi bodong,” imbuhnya.

Article by

Haluan Logo