in

Dilelang Kedua Kalinya, Lukisan Robek Karya Bansky Terjual Rp357 Miliar

Lukisan robek karya Banksy, Girl with a ballon.

Salah satu karya terkenal seniman jalanan Banksy, Love is in the Bin, telah terjual kembali di rumah lelang Sotheby’s. Karya “robek” Banksy itu dilepas ke seorang kolektor Asia seharga 25,4 juta dollar AS atau sekitar Rp357 miliar, tiga kali lipat lebih tinggi dari perkiraan harga jual awal.

Ini merupakan kali kedua Love is in the Bin dilelang di Sotheby’s. Sebelumnya pada Agustus 2018, rumah lelang Sotheby’s di London, Inggris menawarkan lukisan “Girl With Balloon” (kini bernama Love is in the Bin) pada peserta lelang.

Dikutip dari beberapa sumber, lukisan itu terjual dengan harga menakjubkan yakni 1,5 juta dollar AS atau setara Rp19,6 miliar. Setelah pemenang lelang ditentukan, lukisan bergambar gadis yang melepas balon hati berwarna merah pun dikeluarkan otomatis dari frame.

Namun peserta lelang yang hadir dalam acara itu terkejut karena lukisan tersebut dirobek oleh alat pemotong kertas yang terpasang di dalam frame.

Melalui kanal YouTube banksyfilm, sang seniman merilis video yang menunjukkan proses “kehancuran” lukisan tersebut.

Banksy mencatat, lukisan itu seharusnya benar-benar robek di seluruh bagian, namun alat pemotong kertas di dalam frame lukisan tidak berfungsi pada detik terakhir.

“Dorongan untuk menghancurkan juga merupakan dorongan kreatif,” tulis Banksy di akun Instagram miliknya sesaat setelah acara pelelangan itu.

Kendati aksi Banksy ini tampak seperti mengejek dunia seni, karya Love is in the Bin dipuji banyak orang.

Editor seni BBC News, Will Gompertz bahkan mengatakan Love is in the Bin karya Banksy “sebagai salah satu karya seni paling signifikan di awal abad ke-21.”

 

Article by

Haluan Logo