in

Perbedaan Kulit Kering dan Dehidrasi dan Cara Perawatannya

Ilustrasi kulit

Istilah kulit kering dan kulit dehidrasi sering digunakan bergantian. Hal ini karena banyak yang menganggap keduanya sama saja. Padahal keduanya, jelas berbeda.

Pakar kulit India Ruchita Acharya, yang juga pemilik podcast Glow & Green, menjelaskan kulit kering adalah jenis kulit yang dimiliki seseorang sejak lahir. Kondisi ini terjadi karena kulit kekurangan produksi sebum (minyak) secara genetik, yang menyebabkan kulit keriput, kusam, kencang, dan bersisik di seluruh tubuh, bukan hanya wajah.

Adapun kulit dehidrasi merupakan salah satu kondisi akibat kekurangan kandungan air/kelembapan. “Kulit dehidrasi kadang-kadang bisa sensitif. Mungkin menghadapi jerawat, terutama saat musim dingin.

Uji cubit untuk melihat kondisi kulit

Tes cubit selama tiga detik merupakan cara yang paling populer untuk mengidentifikasi apakah kulit mengalami dehidrasi atau kering. Caranya, jepit kulit di jari dan perhatikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke keadaan normal. Jika butuh waktu, berarti kulit mengalami dehidrasi. Jika melihat kulit keriput teriritasi di sudut cubitan, maka itu berarti kulit kamu kering.

Jangan ubah perawatan kulit secara drastis

Lihat kondisi dan kesehatan kulit terlebih dahulu, kemudian ganti satu atau dua produk sekaligus. Jika memiliki kulit dehidrasi, kulit bisa rentan terhadap sensitivitas.

Fokus pada perawatan kulit menyeluruh, bukan cuma wajah

Umumnya orang hanya fokus pada wajah. Padahal kulit ada di mana-mana, tubuh, bibir, di bawah mata. Jadi, jika melakukan perawatan, lakukan di seluruh tubuh.

Article by

Haluan Logo