in

Berbagai Cara Benar Kenakan Sabuk Pengaman agar Aman

Ilustrasi pengendara mengenakan sabuk pengaman. Foto: AFP

Memakai sabuk pengaman menjadi kewajiban bagi semua pengendara dan penumpang, termasuk penumpang yang duduk di belakang atau di baris kedua kursi mobil.

Sabuk pengaman atau seat belt merupakan fitur keselamatan yang sangat penting pada mobil. Fungsi sabuk pengaman menahan tubuh pengemudi dan penumpang agar tidak terlempar ke depan saat terjadi benturan atau ketika pengemudi melakukan pengereman mendadak.

Terlebih, kewajiban menggunakan sabuk pengaman sudah diatur dalam Undang -Undang Nomor 22 Tahun 2009 dan bakal dikenakan sanksi tegas bagi yang melanggar.

Berikut beberapa cara memakai sabuk pengaman yang benar bisa Anda tiru agar meminimalisir risiko cidera saat terjadi kecelakaan, dikutip dari berbagai sumber.

  1. Gunakan sabuk bagian atas dengan benar

Secara umum, sabuk pengaman diciptakan oleh produsen mobil dengan menyesuaikan bentuk pundak dari pengendara maupun penumpang.

Sabuk pengaman dirancang untuk memberikan kekuatan pada area tubuh. Jika tidak menempatkan tali pada bagian tubuh dengan benar, kekuatan untuk melindungi diri pengguna tidak mungkin terjadi.

Namun, para pengemudi kerap kali mengeluhkan bahwa tali dari sabuk pengaman membuat mereka tidak nyaman. Bahkan, banyak yang mengakalinya dengan menyelipkan sabuk pengaman di belakang punggung.

Sebagai informasi yang perlu Anda ketahui, mengakali penggunaan sabuk pengaman dapat membuat tingkat safety atau keamanan menjadi menurun.

  1. Perhatikan tali bagian bawah sabuk pengaman

Saat menggunakan sabuk pengaman, Anda juga harus memperhatikan lagi pemakaian tali sabuk pada bagian bawah.

Pastikan bagian bawah sabuk pengaman Anda berada di atas sekitar pinggang. Sebab, sabuk pengaman didesain untuk memberikan kekuatan pada panggul Anda agar tubuh tidak terlempar jauh ketika terjadi kecelakaan.

  1. Perhatikan posisi duduk

Ketika berkendara dan menggunakan sabuk pengaman, Anda juga diminta untuk memperhatikan posisi duduk.

Duduklah dalam posisi yang tegak, sejajarkan punggung dengan sandaran kursi Anda. Hindari untuk menurunkan posisi jok lebih dari yang Anda butuhkan.

Apabila sandaran diturunkan secara berlebihan dan kecelakaan terjadi, sabuk pengaman bisa saja bergeser melewati pinggang dan menahan perut Anda sehingga dapat menyebabkan cedera yang lebih serius.

  1. Periksa sabuk pengaman supaya tidak terpelintir

Saat menggunakan sabuk pengaman, tali sabuk diwajibkan menempati posisi yang rata pada bagian dada atas dan juga pada daerah paha atas Anda.

Jika tali pinggang berada dalam posisi yang bengkok, kekuatan tekanan perlindungan diri Anda melalui pinggang tidak dapat bekerja dengan baik pada tubuh dan akan menyebabkan fungsi sabuk pengaman jadi kurang efektif.

  1. Pastikan sabuk pengaman sudah terkunci sempurna

Ketika ada bunyi ‘klik’ saat memasangkan sabuk pengaman di kendaraan. Bunyi ‘klik’ menandakan sabuk pengaman Anda telah terkunci dengan sempurna.

Uji kepastian dari keamanan sabuk pengaman Anda dengan cara menariknya sesekali. Jika sabuk tersebut tidak terlepas dari slot kunci, itu berarti sabuk pengaman dapat digunakan dengan aman dan akan melindungi Anda selama perjalanan.

Article by

Haluan Logo