in

Makanan yang Bisa Tingkatkan Memori dan Bantu Otak untuk Konsentrasi

Ilustrasi kopi. Foto: Pixabay

Beberapa jenis makanan dipercaya dapat membantu otak dalam meningkatkan konsentrasi, memori, dan fungsi otak. Akan tetapi, seringkali hal tersebut dipertanyakan karena kebenaran dan efektivitasnya bagi otak. Dilansir dari Web MD, berikut makanan dan minuman yang dapat membantu meningkatkan kualitas otak.

Makanan dan minuman dengan kandungan kafein

Beberapa jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan coklat bisa membantu meningkatkan energi dan meningkatkan kemampuan konsentrasi. Tak hanya itu, kafein juga memberikan efek bangun tidur walau hanya berlangsung sementara sehingga konsumsi kafein berlebihan tidak disarankan karena dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada tubuh.

Gula

Gula merupakan salah satu sumber energi yang disarankan karena kandungannya bisa diproses oleh tubuh dari gula dan karbohidrat yang dikonsumsi. Karena itu, segelas minuman manis seperti jus buah dapat menawarkan peningkatan memori, kualitas pikiran, dan kemampuan mental untuk sementara. Namun perlu diingat, konsumsi gula berlebihan bisa membuat lemahnya memori dan sejumlah masalah kesehatan seperti diabetes.

Sarapan

Beberapa studi menunjukkan bahwa sarapan dapat meningkatkan memori jangka pendek. Tak hanya itu, studi terhadap beberapa pelajar menunjukkan bahwa mereka yang sarapan cenderung memiliki performa belajar lebih baik dibanding mereka yang tidak sarapan.

Ikan

Protein yang memiliki manfaat bagi otak adalah ikan, di mana kandungan asam lemak omega-3 menjadi kunci dari kesehatan otak. Manfaatnya ialah bisa mengurangi risiko penyakit demensia dan stroke dan melambatkan penurunan mental.

Buah blueberi

Beberapa studi yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa blueberi bisa membantu melindungi otak dari risiko akibat radikal bebas dan mengurangi efek samping dan kondisi usia seperti alzheimer dan demensia. Studi lainnya juga menunjukkan bahwa pola makanan yang kaya akan blueberi dapat meningkatkan fungsi belajar dan otot dari tikus yang menua sehingga seimbang secara mental dibandingkan dengan tikus yang berusia muda.

Article by