in

Tips Membawa Jeriken BBM Cadangan di Mobil Saat Mudik

Ilustrasi pengisian BBM. Foto: Kompas

Salah satu kekhawatiran berkendara saat mudik yaitu kehabisan bensin sementara SPBU tak kunjung terlihat. Cara mengantisipasi hal ini bisa membawa BBM di dalam jeriken, namun perlu dipahami risikonya.

Head Dealer Technical Support Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menyampaikan membawa bahan bakar dan disimpan di kabin selama perjalanan sebetulnya boleh saja dilakukan. Namun Didi mengatakan itu harus dilakukan secara tepat, terutama pengemasannya.

“Ya pastikan jerikennya tidak bocor dan tertutup rapat sehingga uap dari bensin tidak keluar dan mengganggu penumpang di dalam kabin,” kata Didi dikutip dari CNN, Rabu (27/4/2022).

Didi menjelaskan bahan bakar punya bau menyengat yang berpotensi mengganggu penumpang. Ia juga mengatakan jeriken yang digunakan upayakan model dan letakan di sisi aman.

Aman dalam hal ini dijelaskan jeriken tak akan mudah jatuh saat mobil mengalami guncangan dan pastikan tidak terjangkau anak-anak.

Pastikan juga jeriken memang dirancang khusus untuk menyimpan BBM yang berarti material dan penutupnya punya spesifikasi khusus. Disarankan tidak memaksakan asal memakai alat penyimpanan seperti botol air minum.

“Pastikan juga jerikennya fix dan tidak jatuh,” kata dia.

Ia juga mengingatkan seisi kabin tidak merokok untuk menghindari hal tidak diinginkan.

“Karena sebetulnya yang bisa bawa itu seperti mobil offroad, idealnya naro di luar,” kata dia.

Didi melanjutkan ketimbang membawa cadangan bahan bakar, ada baiknya pengemudi mempelajari secara pasti jalan yang hendak dilalui saat mudik.

Pemudik diimbau membuat perencanaan matang sehingga tau kapan dan di mana mobil harus isi bahan bakar.

Article by