in

Rutinitas Perawatan Kulit yang Cocok untuk Kulit Kering

Ilustrasi pakai serum.

Kulit kering ditandai dengan tampilan kulit yang kusam, pengelupasan, dan makeup yang tidak menempel pada kulit. Penyebab kulit kering sangat beragam. Mulai dari faktor lingkungan, genetika, atau stres. Namun sisi positifnya, Anda bisa mencegahnya dengan rutinitas perawatan kulit yang tepat. Berikut ini rutinitas perawatan kulit yang ideal untuk kulit kering

Membersihkan dengan lembut

Setiap rutinitas perawatan kulit dimulai dengan membersihkan kulit secara menyeluruh. Untuk kulit kering, pembersih yang ideal adalah pembersih yang lembut tapi cukup efektif untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan makeup tanpa menyedot kelembapan kulit.

Dokter kulit Jenny Liu menyukai pembersih krim yang tak berbusa karena formula berbusa cenderung mengandung surfaktan yang lebih keras seperti sulfat, yang bisa membuat kulit tambah kering.

Gunakan Exfoliant Kimia (Sedikit)

Dokter kulit Chris Tomassian, mengatakan jenis kulit kering bisa memperoleh manfaat dari pengelupasan kimia yang lembut, seperti glikolat dan asam laktat, membantu mengelupas sel-sel kulit mati dan memperbaiki kulit kusam. Jika Anda ingin melakukan eksfoliasi, Anda bisa menggunakan peeling, masker, atau toner yang lembut setelah dibersihkan.

Oleskan Serum

Langkah selanjutnya adalah menerapkan serum hidrasi, yang mengandung asam hialuronat, yang merupakan humektan yang populer. “Meskipun asam hialuronat memiliki kata ‘asam’ di dalamnya, itu bukan asam pengelupasan – HA adalah hidrator,” kata Bowe. Untuk malam hari, Anda bisa beralih ke retinol, tapi pastikan Anda menemukan yang tepat untuk kulit Anda.

Melembabkan

Setelah serum tambahkan pelembap, terlebih setelah memakai asam hialuronat. “Kesalahan terbesar yang dilakukan orang dengan serum HA adalah mereka mengaplikasikannya lalu lupa untuk menutupnya dengan pelembab, dan itu sebenarnya bisa memiliki efek sebaliknya pada kulit. Serum HA bisa menarik kelembapan dari kulit Anda, dan dapat menguap, mengeringkan kulit.

Pakai tabir surya

Paparan matahari merupakan salah satu faktor eksternal terbesar yang bisa menyebabkan kulit dehidrasi dan rusak. Tomassian menambahkan bahwa tabir surya fisik (mineral) atau kimia boleh saja, tapi harus memiliki SPF minimal 30 dan spektrum luas. Memilih krim yang melembapkan bahkan lebih baik.