in

Goetze Akui Menyesal Pernah Tolak Pinangan Liverpool

Mario Goetze. Foto: Getty Images

Mario Goetze mengungkap jika ia menyesal pernah menolak gabung Liverpool beberapa tahun lalu. Mungkin kariernya akan lebih baik jika menerima tawaran Juergen Klopp.

Goetze pernah jadi incaran Liverpool di musim panas 2016 ketika Klopp mempersiapkan musim penuh pertamanya di klub itu. Kebetulan Klopp menangani tim Merseyside pada Oktober 2015.

Saat itu Klopp memang membutuhkan banyak tenaga baru untuk merombak skuad Liverpool yang gagal lolos ke Eropa di musim 2016/2017, dan kalah di final Piala Liga Inggris serta Liga Europa musim sebelumnya.

Klopp tahu kemampuan Goetze yang kala itu kariernya lagi terombang-ambing di Bayern Munich. Dia yakin bisa mengembalikan performa Goetze seperti saat masih bersama-sama di Borussia Dortmund.

Namun, Goetze akhirnya menolak pinangan Liverpool dan memilih balik ke Dortmund yang relatif stabil bersama Thomas Tuchel saat itu.

“Liverpool cuma finis kedelapan di musim pertama bareng Juergen dan tidak lolos ke Liga Champions. Bahkan di musim-musim sebelumnya, klub itu tidak pernah bersaing di papan atas. Dortmund lagi bagus-bagusnya bareng Thomas Tuchel,” ujar Goetze kepada Bild.

“BVB lagi di atas. Juergen lagi membangun timnya. Jika menengok ke belakang lagi, Anda harus bilang bahwa pindah ke Liverpool lebih baik,” sambungnya,

“Saya sama sekali tidak memikirkan opsi itu, itulah mengapa saya tidak pindah ke sana,” kata Goetze lagi.

Goetze lantas menyesali keputusan itu karena Liverpool di bawah Klopp kini lagi menanjak dan prestasinya pun oke. Sementara, Goetze malah makin menurun dan terbuang dari Dortmund pada 2020, sebelum bangkit bersama PSV Eindhoven dua musim terakhir.

“Apakah saya menyesali keputusan itu? Sulit jika selalu melihat ke belakang, tapi jika Anda bertanya, maka saya akui bahwa saya harusnya gabung Liverpool. Saya membuat keputusan salah, tapi itu bukan penyesalan,” tutup Mario Goetze yang kini memperkuat Eintracht Frankfurt itu.

Article by