in

Pemotor Pemula, Jangan Lakukan Hal Ini

Ilustrasi pengendara sepeda motor. Foto: Mpm-motor.co.id

Perlu untuk selalu diingat bahwa mengendarai sepeda motor di jalan raya merupakan aktivitas berat dan berbahaya. Oleh karena itu, butuh konsentrasi dan kemampuan yang memadai dalam mengendarai roda dua.

Pengendara tidak cukup hanya sekadar mengendarai motor, tapi juga harus punya kemampuan mengendarai motor dengan baik dan benar di jalan. Tips otomotif kali ini penting untuk pengendara pemula.

Sebelum memutuskan berkendara di jalan raya, ada baiknya pelajari beberapa poin penting dan jangan lakukan tiga poin di bawah karena menyangkut keselamatan di jalan, sebagaimana dikutip dari laman Yamaha.

  1. Mengabaikan posisi berkendara

Pengendara motor pemula jangan mengabaikan posisi berkendara, sebab hal ini sangat penting dan menyangkut kesalamatan. Ada beberapa poin yang harus dilakukan pemotor pemula agar selamat sampai tujuan.

  • Pandangan luas ke depan untuk melihat situasi di depan yang akan digunakan untuk melakukan tindakan selanjutnya.
  • Bahu relaks, hindari terlalu tegap dan tegang.
  • Tangan relaks, siku membentuk sudut (posisi tangan seperti memeluk sebuah bola besar).
  • Telapak tangan memegang handle dengan relaks.
  • Posisi duduk disesuaikan dengan tinggi badan dan relaks (hindari terlalu tegap / lurus karena akan membuat tubuh mudah lelah).
  • Lutut menjepit / mendekap tangki untuk motor sport, sedangkan untuk motor matik posisi kaki / lutut masih di dalam area body motor, hindari kaki terbuka karena akan mengurangi keseimbangan dan potensi terkena kendaraan lain saat kondisi macet.
  • Posisi telapak kaki lurus ke depan, ini memudahkan dalam melakukan pengereman dan juga perpindahan gear (untuk tipe motor sport dan bebek).
  1. Tidak menguasai pengereman

Pengendara pemula harus menguasai cara mengerem, yang meliputi rem depan dan belakang, jarak pengereman serta posisi kendaraan saat melakukan pengereman. Ada tiga poin yang harus disimak, berikut rangkumannya:

  • Konsentrasi, pastikan kondisi di depan jaraknya cukup untuk melakukan pengereman dan tentukan titik mulai pengeremannya.
  • Gunakan rem depan dan belakang secara halus dan bersamaan.
  • Pastikan posisi motor dalam keadaan lurus (terutama untuk kecepatan menengah sampai tinggi).
  1. Tidak konsentrasi saat akan melewati tikungan

Ada cara berkendara yang baik saat jalan menikung. Ini ada kaitannya dengan konsentrasi dan cara mengatur selongsong gas dan rem. Cukup banyak pengendara motor yang tidak paham cara masuk dan keluar tikungan. Berikut poin yang harus dipelajari.

  • Sebelum tikungan, kurangi kecepatan (tutup gas, menurunkan gear, gunakan rem kombinasi depan dan belakang, ini dilakukan sebelum memasuki tikungan. dan pandangan melihat ke arah tikungan).
  • Selama melewati / berada di tikungan, gunakan kecepatan yang bisa kita kendalikan, hindari menurunkan gear atau melakukan pengereman yang keras (hard braking), ini akan membuat keseimbangan motor berkurang.
  • Saat keluar tikungan, pandangan ke depan melihat target yang dituju dan mulai menambah kecepatan (buka gas).