in

Alasan Hillary Clinton Selalu Memilih Pakai Setelan Celanan Ketimbang Rok

Hillary Clinton. Twitter.

Ketika menjadi Ibu Negara Ameri Serikat, Hillary Clinton kerap mengenakan setelan blazer dan rok. Namun belakangan dia memilih celana yang menjadi ciri khas busananya saat tampil di hadapan publik. Ada cerita di balik perubahan gayanya tersebut.

Dalam wawancara terbarunya dengan Norah O’Donnell untuk CBS Sunday Morning, bersama putrinya Chelsea, ia mengatakan bahwa ia mengganti cara berpakaiannya setelah mengunjungi Brazil pada 1995. Kala itu istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu mengenakan setelan rok krem, lalu para fotografer memotretnya dari bawah.

“Saya tengah duduk di sofa, dan pers dibiarkan masuk. Banyak dari mereka yang memotret,” kata mantan Menteri Luar Negeri AS itu.

“Secara mendadak, Gedung Putih mendapat peringatan terhadap papan-papan reklame yang memperlihatkan saya sedang duduk, saya pikir kaki saya sudah tertutup rapat, namun cara pengambilan foto tersebut tidak senonoh” Clinton, 74 tahun.

Chelsea, 42, menambahkan pemikirannya tentang perilaku fotografer. “Itu sangat menyeramkan.”

“Dalam kepentingan rasa baik dan akal sehat kita tidak memberikan komentar,” kata sekretaris pers Ibu Negara saat itu, lewat Associated Press. Direktur agensi iklan itu memberikan pembelaan di balik iklan kontroversial itu: “Kami ingin mengatakan bahwa wanita berani tidak keberatan membiarkan celana dalam mereka terlihat.”

Wanita berani itu menginspirasi Gutsy, serial Apple TV+ yang akan menampilan mantan senator dan sekertaris negara itu berserta putrinya yang diluncurkan pada 9 September. Dibuat berdasarkan buku terlaris mereka, The book of Gutsy Women, serial dokumenter itu menampilkan dua perempuan Clinton itu duduk dengan para pelopor termasuk Dr. Jane Goodall, Amy Schumer, dan Megan Thee Stallion.

Clinton juga memaparkan kesukaan akan cara berpakaiannya dalam buku hariannya pada 2017, What Happened. Selain kekhawatirannya, Clinton juga menjelaskan bahwa setelan itu membuatnya merasa profesional dan siap untuk pergi.

“Saya juga merasa, hal yang baik untuk melakukan apa yang dilakukan para politisi pria dan apa yang mereka kenakan, kurang lebih sama setiap hari,” tulisnya.