in

Kebiasaan yang Bikin Otak Lemot

Ilustrasi kurang tidur.(mother&baby).

Lemah otak atau lemot adalah sebutan untuk mereka yang sering salah tangkap atau lambat berpikir. Lambat berpikir ini terjadi karena berbagai hal.
Lemot biasanya bukan karena bawaan. Pasalnya semua orang hampir memiliki kapasitas otak yang sama.

Anda mungkin tidak sadar telah melakukan hal-hal yang bisa merusak otak. Padahal jelas otak merupakan aset yang paling berharga. Berikut kebiasaan yang bikin otak lemot.

Volume earphone terlalu tinggi
Jangan pernah menyalakan earphone dalam volume maksimal. Suara earphone yang terlalu nyaring dapat merusak pendengaran secara permanen hanya dalam 30 menit. Bukan hanya telinga, otak juga bisa kena masalah. Jadi kecilkan, tidak lebih keras dari 60 persen volume maksimum perangkat.

Mageran
Mager atau malas gerak dapat menyebabkan otak lemot. Anda juga mungkin terkena diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Anda tak harus mulai berlari maraton. Cukup setengah jam di taman atau jalan cepat di sekitar lingkungan.

Terlalu lama sendiri
Manusia sejatinya makhluk sosial. Wajar jika terlalu banyak menghabiskan waktu sendiri tanpa berinteraksi dengan orang dapat membuat otak lemot.

Hal ini tidak berkaitan dengan seberapa banyak teman Anda. Tapi lebih kepada bagaimana Anda bisa tetap terkoneksi dengan teman.

Kurang tidur
Jam tidur orang dewasa sekitar tujuh hingga delapan jam. Sayangnya, banyak orang dewasa yang malah tidur kurang dari empat jam.

Penelitian dalam Sleep edisi Desember 2018, menemukan bahwa keterampilan kognitif seperti memori, penalaran, dan pemecahan masalah akan menurun jika kurang tidur.

Terlalu banyak duduk
Studi 2018 di PLOS One menemukan bahwa terlalu banyak duduk terkait dengan perubahan di bagian otak yang penting untuk memori. Peneliti menggunakan pemindaian MRI untuk melihat lobus temporal medial (MTL), wilayah otak yang membuat ingatan baru, pada orang berusia 45 hingga 75 tahun.