in

Naengmyeon, Cara Unik Makan Mi Pakai Es Batu

Naengmyeon (Foto: Food Network)
Naengmyeon (Foto: Food Network)

Pernah gak kamu terpikir untuk makan mi yang dicampur dengan es batu? Atau makan mi dalam kondisi dingin setelah diletakkan dalam kulkas? Memang terdengar aneh, tapi hidangan mi dingin (naengmyeon) nyatanya merupakan salah satu menu yang umum di Korea Selatan.

Naengmyeon (냉면) merupakan mi dingin yang sangat digandrungi di Negeri Ginseng. Jenis mi yang satu ini biasanya dibuat dari tepung dan kanji. Adapun kanji yang digunakan bisa terbuat dari kentang, ubi, hingga soba. 

Naengmyeon biasanya disantap saat musim panas ketika cuaca sedang terik-teriknya. Menu yang satu ini ternyata berasal dari Korea Utara, tepatnya dari Pyongyang dan Hamhung, dan tercatat telah dibuat sejak masa Dinasti Joseon. Hidangan ini mulai populer di Korea Selatan setelah perang Korea.

Pada masa itu, banyak orang Korut yang berhijrah ke Korsel. Mereka pun memperkenalkan naengmyeon sebagai salah satu makanan tradisi.

Naengmyeon biasanya disajikan di mangkuk stainless steel dengan kuah dingin, potongan timun, pir Korea, acar, rebusan telur ataupun irisan daging. Biasanya, kamu bisa menambahkan suas mustar pedas dan cuka sebelum menyantap naengmyeon.

Ada kepercayaan bahwa memakan mi naengmyeon tidak perlu dipotong karena dipercaya dapat mendatangkan panjang umur dan kesehatan. Tapi, biasanya pemilik restauran akan bertanya lebih dulu, apakah kamu ingin mi dipotong atau tidak?

Dua jenis naengmyeon

Ada dua tipe naengmyeon berdasarkan cara penyajiannya, yakni mul naengmyeon dan bibim naengmyeon. 

Mul berarti air, atau dalam hal ini mengacu kepada sup di dalam mi. Artinya, mul naengmyeon adalah hidangan mi yang disajikan dengan sup kaldu sapi atau kaldu dongchimi (air rebusan kimchi dan lobak).

Nah, jika hidangan mi disajikan dengan campuran saus merah yang pedas, maka itu disebut bibim naengmyeon.