in

Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Melewatkan Sarapan

Ilustrasi sarapan (Foto: Pexels/Julian Jagtenberg)
Ilustrasi sarapan (Foto: Pexels/Julian Jagtenberg)

Banyak yang menganggap bahwa sarapan tidak terlalu penting untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Padahal sarapan memberikan manfaat yang begitu besar bagi tubuh manusia.

Ahli Gizi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Tri Kurniawati mengatakan sarapan merupakan kegiatan memulai pagi yang penting. Tri menjelaskan bahwa sarapan dapat memenuhi kebutuhan gizi harian sebanyak 15 sampai 30 persen.

Bahkan sarapan pagi masuk ke dalam Pedoman Gizi Seimbang Kementerian Kesehatan tahun 2014. Memang tidak semua orang memiliki kebiasaan atau bahkan kesempatan untuk memulai hari dengan sarapan. Tetapi ternyata, jika tubuh terus menerus dibiasakan untuk tidak sarapan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Menurut Pusat Informasi Bioteknologi Amerika Serikat (NCBI) melalui jurnal mengenai Perkembangan Penyakit Kardiovaskular, orang yang memiliki riwayat penyakit kardiometabolik (obesitas, diabetes, peningkatan kadar glukosa puasa, dan lain-lain) dengan kebiasaan tidak sarapan lebih berisiko terkena penyakit jantung. Orang yang memiliki riwayat tidak pernah sarapan, akan berdampak langsung pada pembuluh darah.

Hal itu disebabkan karena kerja dari aliran darah yang dibawa dari jantung ke seluruh tubuh tidak bekerja secara maksimal. Pasalnya, pada pagi hari tubuh sedang berada di fase siap untuk menghasilkan energi. Makanan atau minuman yang dikonsumsi di pagi hari akan membantu proses pembentukan energi dan aliran darah dari jantung.

Dalam banyak studi terbukti bahwa anak-anak yang terbiasa dengan sarapan, mampu berkonsentrasi dengan baik saat belajar di sekolah.

Perlu digarisbawahi bahwa sarapan tidak harus makanan yang berat. Bisa dengan roti, buah-buahan, sayuran, kentang dan makanan-makanan lain yang memiliki kandungan gizi yang cukup.